Jakarta (ANTARA) - Kakak dari ASP, pelajar yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin pagi, mengaku keluarga pertama kali mengetahui peristiwa naas itu dari tetangganya.

"Ibu tahu dari tetangga. Tetangga bilang ada korban kecelakaan pakai jaket biru," ujar Aldo, kakak dari ASP di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin.

Kemudian, sang ibu mengabari adiknya mengalami kecelakaan di Jalan Matraman Raya. "Awalnya ibu saya manggil dari atas rumah. Katanya adik saya kecelakaan di Jalan Matraman Raya," kata kakak dari ASP yakni Aldo

Mendengar ciri-ciri tersebut, Aldo langsung teringat pada almamater sekolah yang biasa dikenakan adiknya. Tanpa berpikir panjang, dia bergegas menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban.

"Saya langsung ke TKP karena jaketnya almamater sekolah adik saya. Tapi pas sampai, korban sudah ditutup plastik," ucap Aldo.

Korban ASP diketahui mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menuju sekolah. Menurut Aldo, adiknya memang biasa berangkat sendiri menggunakan sepeda motor.

"Iya, dia lagi berangkat sekolah. Setiap hari naik motor sendiri," ujar Aldo.

Sebelum memiliki sepeda motor sendiri, korban biasanya diantar oleh sang kakak. Namun seiring waktu, korban ingin belajar mandiri sehingga orang tua membelikannya kendaraan.

"Dulu sebelum punya motor, saya yang antar. Tapi katanya mau mandiri, akhirnya dibeliin motor, jadi berangkat sendiri," jelas Aldo.

Kepergian korban secara mendadak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Aldo mengatakan, adiknya dikenal sebagai sosok yang rajin dan bertanggung jawab terhadap sekolahnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Polisi juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pelajar dan pengendara muda, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Sebelumnya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Jakarta Timur menjelaskan kronologi kecelakaan lalu lintas tunggal yang merenggut nyawa seorang pelajar yang mengendarai sepeda motor di Jalan Matraman Raya, dekat JPO Berlan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Senin pagi.

"Korban bernama ASP (17) saat itu mengendarai sepeda motor bernomor polisi B 4677 SGL dari arah selatan menuju utara. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB," kata Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Darwis menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, korban melaju seperti biasa di jalur tersebut. Namun, saat melintas di dekat Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Berlan, motor yang dikendarainya diduga menghantam lubang di badan jalan.

"Korban melaju dari arah selatan menuju utara. Saat melintas di dekat JPO Berlan, kendaraan diduga terkena lubang sehingga kehilangan kendali," ujar Darwis.

Akibat benturan tersebut, korban terjatuh dan terpental di badan jalan. Saat kejadian, korban diketahui tidak menggunakan helm sehingga mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah.