TRIBUNMATARAMAN.COM - Sorotan kini tertuju ke Madura United. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu tengah berada dalam situasi paling genting musim ini setelah melewati lima pertandingan terakhir tanpa kemenangan. Dari rangkaian hasil tersebut, Madura United hanya mampu meraih satu kali imbang dan menelan empat kekalahan beruntun.
Rentetan hasil buruk itu membuat posisi Madura United semakin terjepit di papan klasemen sementara Super League 2025/2026.
Mereka kini berada di peringkat ke-14, hanya dua tingkat di atas zona degradasi. Situasi makin mengkhawatirkan karena jarak poin dengan tim-tim di bawahnya sangat tipis.
Madura United hanya unggul satu poin dari PSBS Biak yang berada di posisi ke-15. Bahkan, selisih mereka dengan dua tim di zona degradasi, Semen Padang dan Persijap Jepara, hanya tiga angka. Artinya, satu kekalahan saja bisa mengubah segalanya.
Baca juga: Polres Trenggalek Jaring Ratusan Pelanggar Lalulintas Selama Seminggu Operasi Keselamatan
Laga terdekat melawan Persis Solo pada Jumat (13/2/2026) di Stadion Manahan, Solo, menjadi pertandingan penentuan. Jika kembali kalah dan para pesaing di bawahnya meraih kemenangan, Madura United terancam langsung terlempar ke zona merah.
Carlos Parreira menyadari betul tekanan besar yang kini membebani timnya. Pelatih asal Brasil itu mulai memutar otak demi mencari solusi di tengah keterbatasan skuad.
“Kami perlu memulihkan para pemain untuk melihat siapa yang siap untuk pertandingan,” ujar Parreira.
Kekalahan 1-0 dari Persijap Jepara pada laga sebelumnya menjadi pukulan telak. Selain kehilangan poin, Madura United juga harus kehilangan beberapa pemain akibat cedera. Situasi semakin sulit karena kapten tim, Lulinha, dipastikan absen setelah menerima kartu merah tidak langsung saat menghadapi Persijap.
“Kami mulai memeriksa kondisi mereka untuk melihat siapa yang dalam keadaan terbaik,” lanjut Parreira.
Meski diterpa badai masalah, Parreira tetap berusaha menanamkan keyakinan kepada anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa laga melawan Persis Solo adalah pertandingan besar yang harus dijalani dengan mental kuat.
“Kami mempersiapkan tim dengan sangat baik minggu ini. Kami tahu ini pertandingan yang penting bagi kami,” tegasnya.
Bagi Madura United, tiga poin adalah harga mati demi mempertahankan posisi di peringkat 14 dan menjauh dari ancaman degradasi. Namun, tantangan tidak akan mudah.
Persis Solo yang kini berada di dasar klasemen juga berada dalam situasi terdesak dan tentu akan tampil habis-habisan di depan pendukungnya sendiri.
“Kami tahu lawan kami bekerja keras dan meningkatkan kualitas mereka. Tapi kami siap memberikan perlawanan,” pungkas Carlos Parreira.
(tribunmataraman.com)