Baca juga: Arti Kata Dark Humor, Dark Humor Artinya, Arti Dark Humor dalam Bahasa Gaul
Baca juga: Arti Kata Edgy Humor, Edgy Humor Artinya, Arti Edgy Humor dalam Bahasa Gaul
Kata atau istilah satire ini sudah sering digunakan kaula muda dalam bahasa formal dan bahasa pergaulan di Riau, baik di media sosial maupun di dunia nyata.
Bagi para kaula muda Pekanbaru atau kaula muda Riau umumnya yang ingin menggunakan kata ini sebagai bahasa dalam pergaulan, simak penjelasannya agar paham artinya dan lawan bicara tidak salah paham.
Secara istilah, arti kata satire atau satire artinya adalah gaya bahasa atau seni yang menggunakan humor, ironi, sindiran, atau ejekan untuk mengkritik atau mengecam kebodohan, kelemahan, atau kesalahan manusia, lembaga, atau masyarakat.
Tujuannya bukan hanya untuk membuat orang tertawa, tetapi juga untuk mendorong refleksi, perubahan, atau perbaikan.
Berikut ciri-ciri satire :
1. Kritik: Mengandung kritik terhadap sesuatu yang dianggap salah atau buruk.
2. Humor: Menggunakan humor sebagai alat untuk menyampaikan kritik.
3. Ironi: Sering menggunakan ironi untuk menekankan perbedaan antara apa yang dikatakan dan apa yang sebenarnya dimaksud.
4. Sindiran: Menggunakan sindiran halus atau kasar untuk mengejek atau mencela.
5. Ejekan: Menggunakan ejekan untuk merendahkan atau mempermalukan.
6. Pelebihan (Hiperbola): Sering melebih-lebihkan sesuatu untuk menekankan keabsurdannya.
7. Parodi: Meniru gaya atau karakteristik sesuatu untuk mengejeknya.
Berikut tujuan satire :
- Mengungkap Kebenaran: Menyingkap kebenaran yang tersembunyi di balik kepura-puraan atau kebohongan.
- Mendorong Perubahan: Memotivasi orang untuk mengubah perilaku atau sistem yang buruk.
- Menghibur: Memberikan hiburan yang cerdas dan bermakna.
- Memprovokasi Pemikiran: Mendorong orang untuk berpikir kritis tentang isu-isu penting.
Berikut contoh satire :
1. Kartun Politik:
Deskripsi: Kartun yang menggambarkan seorang politisi sedang berbohong atau melakukan tindakan korupsi dengan cara yang lucu dan ironis.
Tujuan: Mengkritik perilaku politisi yang tidak jujur dan korup.
2. Novel Animal Farm karya George Orwell:
Deskripsi: Sebuah alegori tentang Revolusi Rusia di mana binatang-binatang mengambil alih pertanian dan mendirikan pemerintahan sendiri, tetapi akhirnya dikuasai oleh babi yang korup.
Tujuan: Mengkritik totalitarisme dan korupsi kekuasaan.
3. Acara TV Saturday Night Live (SNL):
Deskripsi: Acara komedi sketsa yang sering menampilkan parodi tentang tokoh-tokoh politik dan peristiwa terkini.
Tujuan: Mengkritik dan mengejek tokoh-tokoh politik dan isu-isu sosial dengan cara yang menghibur.
4. Lagu Weird Al Yankovic:
Deskripsi: Lagu-lagu parodi yang meniru gaya dan lirik lagu-lagu populer untuk menciptakan efek komedi.
Tujuan: Mengejek tren musik dan budaya populer dengan cara yang lucu.
Tujuan: Mengkritik media, politik, dan masyarakat dengan cara yang satir.
E. Perbedaan Satire dengan Humor Lainnya
Berikut perbedaan satire dengan humor lainnya :
- Satire vs. Komedi Biasa: Komedi biasa bertujuan untuk membuat orang tertawa tanpa harus menyampaikan pesan kritik. Satire, di sisi lain, selalu memiliki elemen kritik atau komentar sosial.
- Satire vs. Sindiran Kasar: Sindiran kasar hanya bertujuan untuk menyakiti atau merendahkan. Satire menggunakan sindiran sebagai alat untuk menyampaikan kritik yang lebih dalam dan bermakna.
Jadi, intinya, satire adalah bentuk humor yang cerdas dan bermakna yang digunakan untuk mengkritik atau mengecam sesuatu dengan cara yang lucu dan ironis.
Secara istilah, arti satire dalam Bahasa Gaul adalah humor yang nyindir abis atau humor yang ada pesan tersembunyinya.
Jadi, nggak cuma sekadar bikin ketawa, tapi juga nyentil, ngritik, atau ngasih komentar pedas tentang sesuatu.
Beberapa istilah gaul yang sering dipakai buat ngegambarin satire :
- Nyindir: Artinya menyampaikan kritik atau sindiran secara tidak langsung. Ini inti dari satire humor.
- Nyentil: Mirip kayak nyindir, tapi lebih halus dan nggak terlalu frontal.
- Pedas: Menggambarkan komentar atau kritik yang tajam dan menusuk.
- Nggak Kaleng-Kaleng: Artinya berkualitas tinggi atau nggak main-main. Satire humor yang bagus biasanya nggak kaleng-kaleng karena pinter banget nyampaiin pesannya.
- Dalem: Artinya punya makna yang mendalam atau tersembunyi. Satire humor seringkali dalem karena butuh pemikiran lebih buat nangkap maksudnya.
Berikut contoh kalimat dalam Bahasa Gaul:
- Bro, itu meme satire banget, nyindir pemerintah abis-abisan!
- Stand-up comedy dia satire-nya kena banget, bikin mikir tapi tetep ngakak.
- Film ini satire-nya nggak kaleng-kaleng, kritik sosialnya dalem banget.
- Gue suka banget sama akun Twitter yang satire-nya pedes, tapi bener juga sih.
Sebab satire digemari di kalangan anak muda :
- Kreatif dan Cerdas: Satire humor nunjukkin kecerdasan dan kreativitas dalam menyampaikan pesan.
- Kritik Sosial yang Menghibur: Anak muda suka cara yang lebih santai dan menghibur buat ngritik atau ngomentarin isu-isu sosial.
- Nggak Bosenin: Satire humor nggak cuma bikin ketawa, tapi juga bikin mikir, jadi nggak gampang bosen.
- Ekspresi Diri: Lewat satire humor, anak muda bisa nyampein pandangan atau pendapat mereka tentang dunia dengan cara yang unik.
Contoh Konkret:
Misalnya, ada meme yang gambarin orang lagi ngantri panjang banget buat beli bensin subsidi, terus di atasnya ada tulisan Indonesia Maju. Nah, itu contoh satire humor yang nyindir kondisi ekonomi atau kebijakan pemerintah.
Jadi, intinya, satire dalam bahasa gaul itu ya humor yang nyindir abis, pedes, dan punya pesan tersembunyi.
Nggak cuma bikin ketawa, tapi juga bikin mikir dan ngasih pandangan baru tentang sesuatu.
Secara bahasa, arti satire dalam Bahasa Melayu Riau adalah lawak sindiran atau gurauan pedas.
Ia merujuk kepada jenis humor yang menggunakan sindiran, ironi, atau ejekan untuk mengkritik sesuatu isu, keadaan, atau seseorang, dengan tujuan untuk menyedarkan atau mencetuskan perubahan.
Ciri-ciri satire dalam Bahasa Melayu Riau :
- Sindiran Halus atau Kasar: Menggunakan kata-kata yang menyindir secara halus atau lebih terbuka, bergantung pada konteks dan tujuan.
- Kritikan: Menyampaikan kritikan terhadap isu-isu sosial, politik, atau budaya yang relevan dengan masyarakat setempat.
- Humor: Menggunakan unsur kelakar atau jenaka untuk menyampaikan kritikan dengan cara yang lebih mudah diterima.
- Ironi: Sering menggunakan ironi, iaitu menyatakan sesuatu yang berlawanan dengan apa yang sebenarnya dimaksudkan, untuk menekankan lagi kritikan tersebut.
- Relevan dengan Budaya Tempatan: Satire humor dalam Bahasa Melayu Riau biasanya berkait rapat dengan isu-isu dan nilai-nilai budaya tempatan.
Contoh kalimat :
- Alahai, kayo beno lah dia tu, rumah macam istano, tapi jalan depan rumah berlubang-lubang. (Sindiran terhadap orang kaya yang tidak peduli dengan keadaan sekeliling).
- Pandai beno bercakap, tapi kerja satu pun tak jalan. (Sindiran terhadap orang yang pandai berkata-kata tetapi tidak melakukan apa-apa).
Dalam konteks yang lebih luas, satire humor boleh ditemui dalam persembahan seni tradisional seperti teater bangsawan atau makyong, di mana pelakon menggunakan lawak dan sindiran untuk mengkritik golongan berkuasa atau keadaan sosial pada masa itu. Ia juga boleh muncul dalam bentuk tulisan, seperti cerpen atau puisi, serta dalam perbualan seharian antara rakan-rakan atau ahli keluarga.
Sumber: tribunpekabaru.com, kbbi.web.id, kbbi.co.id, yourdictionary.com, Kamus Bahasa Indonesia - Bahasa Melayu Riau
Demikian penjelasan tentang arti kata satire atau satire artinya dan ciri-ciri satire serta tujuan satire hingga contoh satire dan arti satire dalam Bahasa Gaul termasuk arti satire dalam Bahasa Melayu Riau .
( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )