SURYA.CO.ID, SURABAYA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Timur menyambut baik janji Presiden ke-7 RI Jokowi yang akan all out dalam upaya pemenangan partai.
Pengurus pun mengaku optimistis pengaruh Jokowi bisa mengerek suara PSI di Jawa Timur pada Pemilu mendatang.
Sekretaris DPW PSI Jatim Abdul Ghoni meyakini, Jokowi yang pernah menjadi Presiden selama dua periode itu masih memiliki pengaruh kuat di masyarakat.
"Sehingga, kami optimis suara PSI bisa meningkat," kata Ghoni kepada surya.co.id saat dihubungi, Senin (9/2/2026).
PSI Jatim mengaku optimis target bisa terealisasi optimal.
Berkaca dari hasil Pemilu 2024 lalu, PSI di Jawa Timur memiliki 1 kursi di DPRD Jatim.
Sedangkan pada Pemilu mendatang, PSI memasang target jumbo dan meningkat signifikan. Yakni, 8 kursi di DPRD provinsi dan 100 kursi DPRD kabupaten/kota.
Baca juga: Teka-teki Sosok Mr. J Terjawab, Ini Alasan PSI Baru Ungkap Jokowi Jabat Ketua Dewan Pembina
Ghoni mengungkapkan, janji Jokowi itu untuk berkerja 'mati-matian' dalam membesarkan PSI itu juga menjadi cambuk bagi kader.
"Saya pikir sangat berpengaruh, melihat keseriusan Pak Jokowi, teman-teman PSI di Jawa Timur harus lebih semangat dan lebih siap lagi," ungkap Ghoni yang mantan aktivis mahasiswa ini.
Untuk mengoptimalkan mesin partai, PSI Jatim dalam waktu dekat bakal menggencarkan konsolidasi internal.
Yakni, dengan maraton menggelar Rakorda di tingkat kepengurusan DPD PSI Kabupaten/kota.
Rakorda menjadi tindaklanjut setelah sebelumnya PSI menggelar Rakorwil awal Januari lalu.
Menurut Ghoni, Rakorda ini menjadi salah satu instrumen untuk mengoptimalkan seluruh lini mesin partai yang dimiliki PSI.
Sehingga, dengan pengaruh Jokowi dan optimalnya mesin partai tersebut, Ghoni kembali menegaskan optimisme PSI bisa meningkatkan perolehan kursi di Pemilu mendatang.
Di sisi lain, PSI mengaku tak mencampuri urusan partai lain.
Komentar ini disampaikan sebagai respons atas pernyataan pengurus PDIP Jatim belum lama ini.
Sebagai informasi, pengurus PDIP Jatim sebelumnya mengaku tetap optimistis suara mereka tidak akan terpengaruh atau tergerus dengan janji Jokowi terhadap PSI tersebut.
Meskipun diketahui, Jokowi merupakan mantan kader PDIP.
Namun, PDIP Jatim menegaskan kader internal tetap solid dan tidak akan lompat partai ke PSI.
Termasuk juga optimistis pemilih mereka tetap akan solid di Jawa Timur.
Menanggapi hal tersebut, Ghoni tak mempersoalkan pernyataan pengurus PDIP Jatim ini.
"Itu urusan internal masing-masing lah ya. Kita fokus pada partai kita sendiri, yaitu PSI," tandas Ghoni.
Baca juga: Jokowi Siap Turun Gunung untuk PSI, PDIP Jatim Tak Khawatir Ganggu Soliditas Kader
Sebelumnya, pernyataan Jokowi yang berjanji akan all out dalam pemenangan PSI disampaikan disela agenda Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, akhir Januari lalu.
Jokowi hadir memberikan pengarahan kepada para kader PSI.
Dalam arahannya, Jokowi menyuarakan soal keseriusannya untuk membantu PSI di pemilu mendatang.
Jokowi yang merupakan Ayah kandung Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep tersebut bahkan menyatakan akan siap kerja mati-matian untuk PSI.
"Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI? Saya pun akan bekerja keras, bekerja mati-matian untuk PSI! Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI? Saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI!" tegas Jokowi dikutip dari Tribunnews.com