TRIBUNNEWS.COM, HALMAHERA - Ongky Nyong, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kepulauan Botang Lomang, Halmahera Selatan, Maluku Utara melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya ke Polres Halmagera Selatan.
Pengeroyokan dilakukan oleh 3 orang pria hingga mengakibatkan Ongky Nyong menderita memar hingga muntah darah.
Baca juga: Driver Ojol Diduga Dianiaya di Kembangan, Korban Laporkan Pelaku ke Polisi
Kasi Humas Polres Halmagera Selatan, AKP Sunadi Sugiono, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan terhadap Kepala KUA Kecamatan Kepulauan Botang Lomang tersebut.
Penyidik telah melakukan visum di RSUD Labuha, setelah laporan tersebut dibuat.
"Sudah divisum. Selanjutnya penyidik akan melakukan pemeriksaan saksi. Sehingga ini masih berproses," ujar Sunadi.
Menurut Koordinator Tim Hukum Ongky Nyong, Maulana Patra Syah, puluhan pengacara akan memberikan pendampingan hukum terhadap Ongky Nyong.
Dia mengatakan Ongky juga merupakan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Justice Maluku Utara.
Itulah sebabnya sebanyak 43 pengacara siap memberi pendampingan hukum kepada Ongky Nyong.
"Selain itu, beliau juga merupakan Sekretaris Komda Alkhairaat, dan Sekretaris ICMI Halmahera Selatan. Kemudian beliau juga mediator non hakim di Pengadilan Agama Labuha," kata Maulana saat ditemui Tribunternate.com di ruangan Reskrim Polres Halmahera Selatan, Senin (9/2/2026).
Baca juga: Kasus Penganiayaan Karyawan Astro di Pasar Minggu, Polisi Tunggu Laporan Korban
Ongky Nyong merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama.
Dia menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kepulauan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Ongky Nyong dilantik oleh Kepala Kankemenag Halsel, Drs H Lasengka La Dadu, M.Pd.I pada 8 November 2024, atau 15 bulan lalu.
Ia dilantik bersama pejabat fungsional lain di lingkungan Kemenag Halmahera Selatan, Ahmad Yani (KUA Mandioli Selatan).
Kasus pengeroyokan ini menjadi sorotan karena melibatkan keluarga dekat istrinya dan menimbulkan solidaritas besar dari kalangan advokat.
Dikenal sebagai figur yang aktif, berpendidikan (SS., SH., MM., C.Med), dan memiliki jaringan luas di Halsel.
Kariernya di Kemenag menunjukkan komitmen pada pelayanan masyarakat di bidang keagamaan, khususnya pernikahan, bimbingan keluarga sakinah, dan urusan keagamaan di tingkat kecamatan.
Keterlibatannya dalam KNPI memperlihatkan minat besar pada pembangunan generasi muda dan kepemimpinan sosial.
Kasus pengeroyokan terhadap Ongky Nyong terjadi pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIT.
Kasus penganiayaan terjadi di rumah istrinya di Desa Silang, Kecamatan Bacan Timur Selatan.
Pelaku terdiri dari tiga pria, diduga masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan istrinya yang menjabat sebagai Kepala Desa Silang.
Akibat penganiayaan itu wajah Ongky Nyong lebam, pecah, sempat muntah darah dua kali.
"Wajahnya lebam, pecah dan dua kali muntah darah. Dirawat di RSUD Labuha. Terduga pelakunya tiga orang," ujar Koordinator Tim Hukum Ongky Nyong, Maulana Patra Syah, saat ditemui di ruangan Reskrim Polres Halmahera Selatan, Senin (9/1/2026).
Dia kemudian dirawat di RSUD Labuha.
Maulana mengaku pihaknya belum mengetahui penyebab Ongky Nyong dianiaya.
Namun ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan yang dialami Ongky adalah tindak pidana murni.
"Penganiayaan dan pengeroyokan ini ancaman hukumannya di atas 5 tahun, dan untuk alat buktinya cukup hasil visum dan keterangan saksi. Sehingga kami berharap, para pelaku segera ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," ujarnya.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan pejabat publik di bidang keagamaan, serta adanya dugaan keterlibatan keluarga dekat dalam pengeroyokan.
Kecamatan Kepulauan Botang Lomang adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.
Lokasinya berada di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Ibu kota kecamatan adalah Desa Bajo.
Luas wilayahnya ±55,81 km⊃2;.
Jumlah penduduk (2020): 7.605 jiwa
Jumlah desa: 8 desa
Koordinat: 0°37′17″ LS, 127°23′35″ BT
KUA Kecamatan Kepulauan Botang Lomang
KUA di kecamatan ini bertugas melayani urusan keagamaan Islam, seperti pencatatan nikah, bimbingan keluarga sakinah, zakat, wakaf, dan pembinaan kehidupan beragama.
Kepala KUA saat ini adalah Ongky Nyong, yang dilantik pada November 2024.
Penulis: (Tribunnews.com/Wik) (TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani)