Pemilihan Ketua KONI Riau: Verifikasi belum Tuntas, TPP Surati KONI Riau
Firmauli Sihaloho February 10, 2026 12:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hari ini, Selasa (10/2/2026) deadline Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Pemilihan Ketua KONI Riau masa periode 2026-2030 memastikan hasil verifikasi bakal calon (balon).

Hasil verifikasi tersebut nantinya akan menjadi kesimpulan Tim TPP yang akan disampaikan pada musyawarah provisi (Musprov) KONI Riau.

Namun sejauh ini, belum ada keputusan ataupun kesimpulan yang dilahirkan TPP. Terkait hal itu, TPP akan menyurati KONI Riau untuk meminta penambahan waktu kerja.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim TPP, Khairul Fahmi kepada Tribun Pekanbaru.com, Selasa pagi. Dikatakannya, saat ini TPP baru saja selesai melakukan pertemuan dengan KONI pusat.

Pertemuan TPP dengan KONI pusat dalam rangka meminta arahan soal verifikasi dukungan khusunya pada KONI kabupaten kota yang masih kusut.

"Untuk dukungan cabang olahraga (cabor) tidak ada masalah. Soal dukungan KONI kabupaten Kota yang masih belum ada titik temu," ungkapnya.

Dukung cabut yang dilakukan KONI kabupaten Kota pada salah satu bakal calon yang membuat TPP harus mendapatkan arahan yang pasti dari KONI pusat.

Meskipun kata Fahmi, bahwa tidak ada aturan soal berapa kali KONI kabupaten Kota boleh melakukan dukung cabut tersebut.

Baca juga: Pemandangan ASN di Kedai Kopi Kota Dumai  Saat Jam Kerja Sudah Biasa

Baca juga: Merokok Saat Berkendara Termasuk Pelanggaran, Polisi di Riau Tindak Pelaku Dalam Operasi Keselamatan

Namun, TPP harus mengambil keputusan tegas soal arah dukungan KONI kabupaten Kota tersebut. "Memang untuk dukungan KONI kabupaten Kota masih ada perbedaan persepsi dari TPP. Karena itu kita minta pandangan KONI pusat sebagai narasumber. Dan itu ada dalam klausul yang bisa dilakukan TPP," ujar Fahmi.

Hasil dari KONI pusat itulah yang kemudian akan dibicarakan lagi oleh TPP. Tentu saja itu butuh waktu. Makanya menurut Fahmi, TPP akan menyurati KONI Riau untuk penambahan waktu.

"Kami harapkan sebelum puasa (ramadan) ini sudah selesai,"pungkas Fahmi.

Seperti diketahui, dua balon ketua KONI Riau masa jabatan 2026-2030 yakni Iskandar Hoesin dan Edi Basri telah menyerah berkas persyaratan untuk maju 

Berkas persyaratan tersebut telah diterima pada tanggal 2 Februari 2026 lalu. Tugas TPP kemudian memastikan keabsahan dari syarat tersebut.

Namun, yang jadi masalah, dukungan KONI kabupaten Kota yang masih terjadi dujunb cabut. Kondisi tersebut yang kemudian menjadikan TPP punya persepsi yang berbeda-beda.

Sebagai gambaran saling klaim dukungan. Hal itu tampak saat penyerahan berkas persyaratan oleh dua bakal calon (balon) yakni Edi Basri dan Iskandar Hoesin, Senin (2/2/2026).

Edi Basri yang merupakan ketua Komisi III DPRD Riau lebih dulu menyerahkan berkas persyaratan. Dari berkas yang dibuka Tim TPP diketahui bahwa Edi didukung 35 cabang olahraga dan enam KONI kabupaten Kota.

Enam kabupaten Kota tersebut yakni

KONI Kota Pekanbaru

KONI Kabupaten Pelalawan

KONI Kabupaten Kepulauan Meranti 

KONI Kabupaten Indragiri Hilir 

KONI Kabupaten Rokan Hulu

KONI Kabupaten Bengkalis 

Namun, dari enam KONI yang diklaim memberikan dukungan tersebut ternyata beberapa diantaranya juga masuk klaim dari bakal calon Iskandar Hoesin.

Dari berkas persyaratan Iskandar Hoesin diketahui ada 27 cabang olahraga dan 10 KONI Kabupaten Kota yang memberikan dukungan. 

Adapun 10 KONI kabupaten Kota yang diklaim memberikan dukungan yakni
Inhu

Dumai

Kuansing
Siak

Kampar

Rohil 

Bengkalis

Inhil

Rohul

Meranti

Melihat klaim dukungan KONI kabupaten Kota provinsi Riau tersebut terdapat empat KONI yang ganda atau mendukung kedua calon

Empat KONI kabupaten Kota tersebut yakni

Inhil 

Rohul 

Bengkalis

Rohil. (Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.