Grid.ID - Nama Mohan Hazian, pemilik brand Thanksinsomnia, kini tengah ramai menjadi perbincangan publik. Hal tersebut terjadi setelah dirinya terseret dalam dugaan kasus pelecehan seksual yang diungkap sejumlah perempuan di media sosial.
Isu ini mencuat setelah seorang perempuan mengungkap dugaan perilaku tidak pantas Mohan melalui akun X bernama “Saa”. Unggahan tersebut kemudian menyebar luas dan memicu reaksi keras dari warganet.
Seiring ramainya perbincangan, Mohan Hazian pun mendapat desakan untuk memberikan klarifikasi. Tekanan publik terus meningkat seiring munculnya berbagai tanggapan dan opini di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Mohan akhirnya mengunggah pernyataan resmi melalui akun Instagram pribadinya, @mohanhazian. Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan klarifikasi sekaligus sikapnya terkait tudingan yang beredar.
“Saya Mohan Hazian, seorang suami dan bapak dari anak saya. Mohon maaf jika saya membutuhkan waktu mencerna semua situasi ini, dan akan menjadi pelajaran berharga bagi saya pribadi,“ tulisnya
Mohan menjelaskan alasan dirinya membatalkan rencana konferensi pers yang sebelumnya dijadwalkan. Ia memilih menyampaikan klarifikasi melalui pernyataan pribadi.
“Saya memutuskan untuk tidak melakukan konfrensi pers yang sejatinya dilakukan jam 20:00 WIB, malam hari ini, dan memilih menyampaikan hal ini secara langsung melalui pernyataan pribadi, dengan harapan dapat berbicara secara jujur, tenang, dan penuh rasa hormat kepada semua pihak,“ ujarnya
Dalam lanjutan pernyataannya, Mohan menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia menyadari dampak yang dirasakan banyak pihak akibat kasus ini.
“Pertama, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kegaduhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Saya menyadari bahwa situasi ini telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan luka bagi banyak orang. Untuk itu, dari hati yang paling dalam, saya memohon maaf,“ katanya
Mohan kemudian menyinggung tudingan serius yang dialamatkan kepadanya. Ia menegaskan bantahan terhadap tuduhan pemerkosaan.
“Saya juga menyadari bahwa sebagai manusia saya memiliki banyak kekurangan dan pernah mengambil keputusan di masa lalu yang tidak bijak serta berdampak luas, namun yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapapun,“ ungkapnya.
“Saya berharap ruang publik dapat melihat persoalan ini secara jernih, adil, dan tidak hanya berdasarkan pada informasi yang belum terverifikasi sepenuhnya, karena tidak semua yang beredar menggambarkan kenyataan secara utuh,“ lanjutnya
Mohan juga mengakui adanya kesalahan yang pernah ia lakukan di masa lalu. Ia menegaskan bahwa hal tersebut berdampak langsung pada keluarganya.
“Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya. Itu murni kesalahan yang saya lakukan dan tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun, bagaimanapun,” jelasnya
Lebih lanjut, Mohan menyatakan kesiapannya menerima konsekuensi dari perbuatannya. Ia menyebut hal tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran hidup.
“Apa pun penilaian yang berkembang saat ini, saya menerima berbagai konsekuensi yang muncul dalam hidup saya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan. Kehilangan pekerjaan, kepercayaan,” katanya
Ia kembali menegaskan permohonan maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan. Mohan menyatakan bahwa kesalahan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadinya.
“Sekali lagi, saya memohon maaf kepada semua pihak yang merasa kecewa atau terluka. Kesalahan dan kekhilafan di masa lalu adalah tanggung jawab pribadi saya semata dan tidak memiliki kaitan dengan siapa pun di sekitar saya,” ujarnya.
“Saya juga memohon agar orang-orang di sekeliling saya yang tidak mengetahui apapun mengenai persoalan ini tidak ikut dilibatkan atau disangkutpautkan,” lanjutnya.
Ia berharap waktu dan proses yang dijalaninya ke depan dapat menjadi bentuk pertanggungjawaban nyata. Menurutnya, perubahan sikap adalah hal penting yang ingin ia buktikan.
“Saya berharap waktu, proses, dan perubahan yang saya upayakan ke depan dapat menjadi bentuk pertanggungjawaban nyata dari saya,” tuturnya.
Dalam penutup pernyataannya, Mohan mengucapkan terima kasih kepada pihak yang masih memberikan dukungan. Ia kembali menyampaikan permohonan maaf atas seluruh kegaduhan yang terjadi.
“Terima kasih atas perhatian, doa dan support dari orang-orang yang masih percaya terhadap saya. Tidak ada kata lain yg dapat saya sampaikan selanjutnya selain sekali lagi, saya meminta maaf,” Tutupnya.