Namun situasi berubah ricuh ketika Barmizon menolak lapaknya dipindahkan.
Ia mengaku tersulut emosi karena merasa lapak tersebut berdiri di lahan yang telah dibelinya.
Saat emosi, Barmizon mengeluarkan senjata tajam berupa golok dari dalam lapaknya hingga mengacungkan golok tersebut ke arah petugas dan pejabat yang berada di lokasi, termasuk Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
Setelah kejadian, Barmizon diamankan Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota di Polsek Bekasi Utara.
Menurut Suparyono, keputusan memulangkan Barmizon diambil dengan sejumlah pertimbangan, salah satunya faktor usia serta sudah menyadari kesalahpahamannya.
# Pedagang Es # Golok # Ngamuk # Walkot # wali kota bekasi # Minta Maaf #