Spei Yan Bidana Resmikan Asrama Mahasiswa Pegunungan Bintang di Manokwari
Tarsisius Sutomonaio February 10, 2026 12:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, didampingi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pegunungan Bintang, Gutinus Wasini, meresmikan Asrama Pegunungan Bintang di Anggori, Manokwari, Papua Barat, Senin (9/2/2026).

Peresmian asrama tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gutinus Wasini dan disaksikan oleh Spei Yan Bidana, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Barat, serta para mahasiswa Pegunungan Bintang yang kuliah di Kota Studi Manokwari.

Pembina Koordinator Wilayah (Korwil) Pegunungan Bintang di Manokwari, Herman, menyebut asrama tersebut berdiri sejak 2008, namun baru diresmikan pada 2026.

“Puji Tuhan, melalui koordinasi dan komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang, akhirnya asrama ini dapat diresmikan,” katanya.

Ia mengaku banyak tantangan dan proses panjang sejak awal pembangunan hingga asrama tersebut mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah.

“Kami sangat bersyukur walaupun banyak lika-liku sejak 2008 hingga hari ini. Terima kasih kepada Bupati Pegunungan Bintang, Bapak Spei Yan Bidana, yang selalu mendorong dan menjawab aspirasi kami,” katanya.

Baca juga: Aloysius Siep: Tak Ada Kerukunan Lain, Warga Pegunungan Tengah Bersatu di K2BPT Papua Barat

 

Herman juga menjelaskan, pada 12 Juni 2025, pihaknya mengajukan aspirasi terkait renovasi asrama yang direspons positif dari pemerintah daerah pada Maret 2026.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih. Asrama yang kami huni kini telah direnovasi dan hari ini diresmikan,” ujarnya.

Dengan tersedianya asrama dan fasilitas yang lebih baik, Herman berharap akan ada penjaringan mahasiswa asal Pegunungan Bintang untuk melanjutkan studi di Manokwari.

“Pada periode pertama, Bapak Bupati telah mengirim sekitar 200 mahasiswa ke luar daerah Papua. Pada periode berikutnya, Kota Studi Manokwari siap menampung 100 hingga 200 mahasiswa lagi,” katanya.

Ia menambahkan bidang studi yang diharapkan mendapat perhatian khusus antara lain konservasi hutan dan pertanian, sesuai dengan potensi daerah Pegunungan Bintang.

Baca juga: BRIDA Papua Barat Siap Dukung Pegunungan Bintang Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Menurut Herman, lokasi asrama yang tidak jauh dari kampus-kampus di Manokwari juga menjadi nilai tambah bagi mahasiswa karena dapat mengurangi beban biaya transportasi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, mengatakan yang terpenting adalah tempat tinggal mahasiswa telah tersedia dan diresmikan.

“Untuk kebutuhan lainnya akan kami usahakan secara bertahap dan pasti akan kami penuhi,” ujarnya.

Ia juga mengakui masih banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi, tidak hanya di Manokwari, tetapi juga di beberapa kota studi lainnya.

“Kita harus jujur bahwa kemampuan APBD Pegunungan Bintang masih terbatas. Namun, saya berkomitmen untuk membantu anak-anak Pegunungan Bintang agar bisa terus mengenyam pendidikan setiap tahun,” kata Spei Yan Bidana.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.