Dikunjungi DPRD Tarakan, Siswa SMPN 1 Minta Kuah Sayur MBG Ditambah hingga Buah Anggur
Junisah February 10, 2026 02:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Tiba di SMPN 1 Tarakan, Anggota Komisi II DPRD Tarakan langsung mengecek kondisi makan bergizi gratis (MBG )yang tiba sekitar pukul 10.31 WITA, Selasa (10/2/2026). 

Selanjutnya, anggota Komisi II DPRD Tarakan menuju ruang kelas dan melakukan interaksi kepada siswa siswi SMPN 1 Tarakan.

Muhammad Aidil, salah seorang siswa mengungkapkan harapan agar sayur yang disajikan di menu MBG ditambahkan kuah lebih banyak. 

"Sayurnya sudah enak tapi kurang kuah," ungkapnya.

Baca juga: Breaking News, Anggota DPRD Tarakan Datangi 2 Sekolah Penerima Menu MBG

Kemudian, Fauzan juga tak mau ketinggalan. Ia meminta agar buah dalam menu MBG bisa sesekali diganti buah anggur. Karena biasanya hanya buah pisang yang diberikan.

Terakhir, Fait, siswa lainnya ikut menambahkan  ia berharap selain kuah sayur ditambah juga disediakan air minum. Karena air minum disediakan di sekolah tidak cukup.

Ketua Komisi II DPRD Tarakan, Simon Patino, menyampaikan  untuk permintaan air minum, informasinya sekolah sudah menyediakan lima dispenser. Kadang sehari bisa habis tujuh air galon. Sehingga diimbau siswa membawa air minum dalam tumbler masing-masing dari rumah.

"Karena cukup banyak siswa di sini. Ada 1.040 siswa tambah 71 guru dan TU. Jadi siswa diimbu bawa air minum dalam tumbler dari rumah," ungkapnya.

Kemudian lanjutnya, persoalan buah, yang tidak cocok dengan buah hanya beberapa siswa sehingga sulit menyesuaikan. Di MBG begitu keluar harus sama semua disajikan.

KUNJUNGAN KE SEKOLAH - Tampak anggota Komisi 2 DPRD Tarakan melaksanakan uji petik dengan menyambangi sekolah penerima MBG, Selasa (10/2/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar sehari sebelumnya, pada Senin (9/2/2026) sore kemarin. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
KUNJUNGAN KE SEKOLAH - Tampak anggota Komisi 2 DPRD Tarakan melaksanakan uji petik dengan menyambangi sekolah penerima MBG, Selasa (10/2/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar sehari sebelumnya, pada Senin (9/2/2026) sore kemarin. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH (TribunKaltara.com/Andi Pausiah)

Dari sisi menunya menurutnya sudah sesuai dengan harga Rp10 ribu dari total Rp15 ribu dianggarkan. "Aplikasi di lapangan menurut saya sudah sesuai," ujarnya.

Kemudian ia mengimbau MBG yang tidak dimakan harus diberikan ke teman-temannya agar tidak mubazir. Lalu dari pendistribusian menurutnya sudah bagus. "Habis ini kami ke SD," ujarnya. 

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.