Karhutla di Kuala Kampar dan Teluk Meranti Masih Membara, BPBD Pelalawan Tunggu Personil Tambahan
Firmauli Sihaloho February 10, 2026 02:16 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Kuala Kampar dan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Riau masih membara sampai hari ini, Selasa (10/2/2026). 

Api Karhutla belum padam total dan masih menghasilkan asap tebal. Titik Karhutla yang terparah masih di Desa Sungai Upih hingga ke Desa Teluk Beringin, Kecamatan Kuala Kampar. Meski penyebarannya sudah dapat ditanggulangi, namun si jago merah belum bisa dijinakkan.

"Kondisi hari ini hanya berkurang sedikit dari kemarin. Api masih ada dan asap cukup tebal. Tim tetap main di sana," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (10/2/2026).

Ia mengungkapkan, upaya pemadaman dan pendinginan masih dilakukan personil gabungan dari berbagai instansi.

Operasi darat ini telah berlangsung selama satu pekan sejak titik api muncul.

Api menghanguskan semak belukar dan areal hutan serta kebun kelapa milik warga. 

Kondisi lahan yang merupakan tanah gambut membuat proses pemadaman cukup lama.

Mengingat gambutnya dalam mencapai tiga meter lebih, dibutuhkan pendinginan areal yang maksimal.

Ditambah cuaca panas terik dan angin kencang, memperlambat Penanggulangan kebakaran. 

Baca juga: Viral Turis Berbikini di Destinasi Wisata di Kampar, Tuai Nyinyiran Warganet

Baca juga: Tak Terima Suami Disebut Melecehkan, Sang Istri Justru Bongkar Fakta: Terjadi karena Suka Sama Suka

"Informasinya BPBD Provinsi Riau akan mengirimkan bantuan personil ke Kuala Kampar. Sembari menunggu itu, pemadaman darat terus berlanjut," katanya. 

Selain di Desa Sungai Upih Kuala Kampar, api Karhutla juga masih menyala di Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti. Kebakaran sudah berlangsung selama empat hari dan belum menunjukan tanda-tanda akan padam.

Padahal tim gabungan dari rayon kecamatan telah berupaya menanggulangi api dan asap yang muncul di lapangan. 

"Posisi api Karhutla berdekatan dengan lahan bekas terbakar dua pekan lalu. Kita juga bingung," ungkapnya. 

Api menghanguskan semak belukar yang kering di atas lahan gambut yang cukup dalam. Operasi pemadaman terus berlanjut menghilangkan api dan asap. 

"Hujan diprediksi turun hari Sabtu nanti di Kuala Kampar dan Teluk Meranti. Tapi masih prakiraan," tukas Zulfan.

Hari ini terdeteksi 45 hotspot do wilayahPelalawan. Tersebar di Teluk Meranti 8 titik, Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Pelalawan masing-masing satu titik-titik. Selebihnya tersebar di wilayah Kuala Kampar.  (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.