TRIBUNNEWS.COM - Leher kaku sering menjadi keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kondisi ini bisa dipicu oleh kebiasaan sederhana, seperti posisi tidur yang kurang tepat, duduk terlalu lama, atau terlalu sering menunduk saat menggunakan ponsel.
Selain membatasi gerakan, leher kaku juga dapat memicu sakit kepala dan rasa lelah.
Beberapa gerakan peregangan ringan berikut dapat membantu mengurangi ketegangan otot leher.
Duduklah dengan posisi punggung tegak dan pandangan lurus ke depan.
Angkat dagu perlahan hingga kepala mengarah ke atas, lalu tahan sekitar lima detik.
Setelah itu kembali ke posisi semula. Ulangi gerakan ini 10–15 kali untuk membantu mengaktifkan otot leher bagian bawah.
Rilekskan tubuh, kemudian miringkan kepala ke kanan hingga telinga mendekati bahu, tetap pastikan wajah menghadap ke depan.
Untuk peregangan lebih terasa, letakkan tangan secara ringan di sisi kepala. Tahan 20–30 detik, lalu lakukan pada sisi sebaliknya. Ulangi masing-masing sisi dua kali.
Dengan posisi duduk tegak, putar kepala perlahan ke kiri hingga pandangan mengarah ke bahu belakang sesuai batas nyaman.
Tahan sekitar lima detik dan kembali ke tengah.
Lakukan hal yang sama ke kanan, masing-masing sekitar 10 kali, untuk membantu menjaga kelenturan sendi leher.
Turunkan dagu secara perlahan hingga mendekati dada, biarkan peregangan terasa di bagian belakang leher.
Tahan selama 20–30 detik sambil bernapas santai, kemudian kembali ke posisi awal. Ulangi tiga kali untuk mengurangi ketegangan otot.
Angkat kedua bahu hingga mendekati telinga, tahan sekitar dua detik, lalu turunkan sambil menghembuskan napas.
Setelah itu, putar bahu ke belakang beberapa kali dan lanjutkan ke arah depan. Lakukan sekitar 10 repetisi agar otot bahu dan leher lebih rileks.
Melakukan peregangan sederhana ini secara rutin dapat membantu menjaga fleksibilitas leher sekaligus mengurangi rasa kaku akibat aktivitas sehari-hari.