Kembali Beraksi, Dua Pelaku Gendam di Situbondo Ditangkap Massa
Haorrahman February 10, 2026 02:35 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Dua pelaku kejahatan gendam di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ditangkap warga setelah aksinya dipergoki, di Desa Rajekwesi, Kecamatan Kendit, Senin (9/2/2026).

Kedua pelaku masing-masing berinisial N dan A, warga Desa Kandang, Kecamatan Kapongan, Situbondo. Keduanya ditangkap massa setelah sebelumnya melakukan gendam dan menggasak dagangan milik H Imam Muhtadi, pemilik toko di Desa Rajekwesi.

Menurut keterangan warga, aksi pertama pelaku terjadi sehari sebelumnya. Merasa aksinya berjalan lancar, kedua pelaku kembali ke desa tersebut dan diduga hendak melancarkan modus serupa.

Namun, kedatangan mereka dikenali warga yang kemudian berkoordinasi dan menangkap keduanya. Puluhan warga langsung mengamankan pelaku ke Kantor Desa Rajekwesi untuk menghindari pelarian.

Baca juga: Reses di Situbondo, Zainiye Serap Aspirasi Berbagai Persoalan Warga

Kepala Desa Rajekwesi Suliyanto mengatakan, kedua pelaku sempat diinterogasi secara singkat oleh perangkat desa sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.

“Sebelumnya, pada hari Minggu, pelaku mengendam warga kami yang memiliki toko dan mengambil dagangannya,” ujar Suliyanto saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, saat pelaku kembali ke desa, warga yang sudah waspada langsung bergerak.

“Begitu pelaku datang lagi, warga langsung menangkapnya,” katanya.

Baca juga: Bupati Situbondo Tanggung Biaya Pendidikan Dua Bocah Putus Sekolah

Hampir Dimassa

Di tengah situasi warga yang mulai tersulut emosi, anggota Polsek Kendit tiba di lokasi dan segera membawa kedua pelaku untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya, pelaku dilimpahkan ke Mapolres Situbondo untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Kendit Iptu Sugiono membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Iya benar, dua terduga pelaku gendam telah diamankan warga dan sudah kami limpahkan ke Polres,” ujarnya singkat.

Baca juga: Ayah Meninggal, Ibu Jadi TKW, Dua Kakak Beradik di Situbondo Putus Sekolah

Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan menyatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku.

“Pelaku saat ini masih diperiksa,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan gendam di beberapa lokasi.

“Pengakuannya, sudah melakukan aksinya sebanyak tiga kali,” ungkap AKP Agung.

Ia juga membenarkan bahwa salah satu dari dua pelaku tersebut merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Ya, satu pelaku adalah residivis curanmor,” tambahnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.