TRIBUNTRENDS.COM - Pengakuan Pesulap Merah atau marcel Radhival tentang pernikahan poligaminya yang berjalan harmonis dibantah keluarga mendiang istri pertama, Tika Mega Lestari.
Endang ibu kandung dari Tika Mega Lestari justru mengungkap putrinya itu ingin cerai dari Pesulap Merah gara-gara merasa dikhianati.
Menurut Endang, keinginan Tika untuk bercerai sempat ia ungkapkan tiga hari sebelum meninggal dunia.
"Saya punya banyak bukti kalau Tika itu nggak pernah menyetujui perkawinan mereka. Pokoknya Tika tahunya bulan Agustus 2025 (dipologami)," kata Endang dikutip dari Youtube Cumicumi, Selasa (10/2/2026).
Sejak Agustus 2025 hingga Januari 2026, Tika juga tidak pernah memberi tahu sang ibu.
Ia hanya curhat kepada adik dan sahabatnya soal poligami yang dilakukan suaminya secara diam-diam.
Baca juga: Pesulap Merah Disebut Tak Berani Temui Ibu Mertua di Pemakaman Istri Pertama, Harusnya Minta Maaf!
Barulah pada tiga hari sebelum meninggal, Tika cerita pada ibunya soal Pesulap Merah yang sudah menikah lagi.
"Tiga hari mau meninggal, dia minta dipeluk, terus dipijitin, terus dia curhat masalah suaminya nikah lagi dan dia pengen cerai," kata Endang.
Bahkan menurut Endang, Tika juga sudah meminta kepada ibunya untuk membawa barang-barang milik Tika dari rumah yang ia tinggali dengan Pesulap Merah.
"Kalau udah sembuh pengen ngurusin perceraiannya. Setelah itu dia bilang 'tolong ambilin barang-barang Tika di rumah, Tika mau di rumah mamah dulu'," tutur Endang.
Saat operasi ketiga, kata Endang, Tika sudah tidak mau bertemu dengan Pesulap Merah.
Hal itu dikarenakan ia sakit hati suaminya menikah lagi, dan tidak pernah mengurusi dirinya selama di rumah sakit.
"Terakhir mau operasi ketiga juga, almarhum sudah tidak mau ketemu. Jadi mau operasi ketiga itu, ya saya, almarhum juga ngasih tahu mamahnya, tapi almarhum bilang jangan kasih tahu Mas Haris, karena Tika udah nggak mau ketemu," ungkap Endang lagi.
Endang pun mengungkap kalau Pesulap Merah hanya datang dua kali ke rumah sakit selama istrinya dirawat.
"Terakhir ketemu operasi pertama, emang dia mendonorkan darahnya, tapi kan semua keluarga dan teman-teman almarhum juga. Jadi bukan dia aja yang donor," kata ibunda Tika.
Baca juga: Pesulap Merah Nikahi Ratu Rizky Nabila Diam-diam, Tak Pakai Izin, Istri Pertama Baru Tahu saat Sakit
Menurut Endang, Pesulap Merah datang ke rumah sakit hanya menjenguk dan meminta kunci rumah saja.
"Dia datang, menjenguk aja kayaknya, misalkan besok mau operasi, malamnya dia datang ke RS cuma mau ambil kunci rumah yang Tika tinggalin. Duduk sebentar, terus pulang ke rumah yang Tika tinggalin itu. Besoknya siang datang pas operasi Tika," jelas Endang.
Bukan cuma tak hadir secara fisik, kata Endang, untuk biaya pengobatan juga Pesulap Merah sama sekali tidak membiayai.
"Dia koar-koar membiayai pengobatan, padahal almarhum berobat dengan BPJS kantor," kata Endang.
"Jadi dia tidak mau membiayainya. Dia hanya biayai saat biopsi, itu pun dia marah-marah dan minta ganti ke almarhum. Almarhum yang bilang ke ibu," ucap Endang lagi.
Bukan cuma saat sakit, bahkan Pesulap Merah juga mau mengurus administrasi jenazah sang istri saat masih di rumah sakit.
"Tika itu meninggal pas azan subuh, terus adiknya ini ngasih tahu, kalau teteh udah nggak ada. Terus dia bilang, saya tuh lagi di Jawa Tengah, tapi dalam jangka waktu 2 jam tiba-tiba udah ada di depan rumah. Mungkin nggak dari Solo ke Bandung 2 jam? Nah otomatis keluarga pada marah kan?," tutur Endang.
Bahkan biaya administrasi jenazah pun diurus oleh keluarga Tika.
"Kenapa dia gak ke rumah sakit aja, ambil tuh jenazah istrinya, beresin administrasi. Ternyata nggak, semua diberesin sama bibinya, sama adik ibu," tandasnya. (Tribun Trends/Tribun Bogor)