- Aksi demonstrasi besar-besaran menolak kunjungan Presiden Israel, Isaac Herzog, di Australia berakhir ricuh dan melibatkan bentrokan dengan petugas keamanan.
Pada Senin (9/2/2026), ribuan massa di Sydney turun ke jalan sambil meneriakkan slogan-slogan kecaman terhadap Israel dan menyatakan dukungan penuh bagi Palestina.
Massa menyatakan keberatan keras atas keputusan pemerintah Australia yang mengundang pemimpin Israel tersebut di tengah situasi konflik yang masih memanas.
Protes di Sydney ini merupakan satu dari sekitar 30 titik aksi unjuk rasa yang digelar serentak di seluruh penjuru negeri.
Diketahui, Isaac Herzog dijadwalkan berkunjung selama empat hari untuk bertemu komunitas Yahudi pasca-insiden penembakan festival Hanukkah pada Desember 2025 lalu.
Menanggapi kericuhan tersebut, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengaku terpukul, namun menilai tindakan tegas kepolisian terhadap demonstran sudah tepat.
Dalam dokumentasi video yang beredar, terlihat aparat kepolisian menyemprotkan cairan merica hingga melakukan penangkapan paksa terhadap sejumlah massa aksi.
Gelombang protes ini diperkirakan masih akan terus berlanjut selama kunjungan kenegaraan tersebut berlangsung di Australia.