Soal dan Kunci Jawaban PKN Kelas 11 SMA Halaman 115 116 117 Kurikulum Merdeka : Kolaborasi Budaya
Fitri Wahyuni February 10, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM -- Terdapat tugas Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN) kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka.

Tugas PKN kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka terdapat di halaman 115 116 117.

Siswa diminta untuk mengerjakan sejumlah pertanyaan dengan materi bentuk kolaborasi budaya.

Baca juga: Kunci Jawaban PKN Kelas 11 SMA Halaman 92 93 94 Kurikulum Merdeka : Perbedaan kesepakatan dan Norma

Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus mengerjakan tugas secara mandiri terlebih dahulu.

Selengkapnya, berikut kunci jawaban PKN kelas 11 SMA halaman 115 - 117 Kurikulum Merdeka.

Aktivitas Belajar 1

Baca juga: Rangkuman Materi PKN Kelas 11 SMA BAB 1 Kurikulum Merdeka: Keterkaitan Antarsila Pancasila

a. Menurut kalian mengapa kita perlu mengadakan kolaborasi budaya?

Kunci jawaban:

Kolaborasi budaya penting karena:

- Menghargai Keragaman: Kolaborasi budaya memungkinkan orang untuk saling menghargai dan memahami perbedaan budaya, mencegah konflik, dan memperkuat keberagaman.

- Pengenalan Budaya Lain: Melalui kolaborasi, masyarakat dapat mengenal dan memahami budaya lain, membuka wawasan, dan memperkaya pengalaman hidup.

- Pembentukan Identitas Bersama: Kolaborasi budaya dapat membantu dalam membentuk identitas nasional yang bersifat inklusif, di mana setiap elemen budaya memiliki peran penting.

b. Seperti apa bentuk kolaborasi budaya yang ada?

Baca juga: Kunci Jawaban PKN Kelas 11 SMA Halaman 101 102 103 104 105 106 Kurikulum Merdeka: Makna Pancasila

Kunci jawaban:

Bentuk Kolaborasi Budaya:

- Seni Rupa dan Pertunjukan: Seperti yang terjadi dalam pameran seni rupa "Integrasi," kolaborasi budaya sering terjadi dalam seni rupa, pertunjukan, dan kreativitas lainnya.

- Festival Budaya: Pengorganisasian festival budaya yang melibatkan berbagai elemen budaya seperti musik, tari, kuliner, dan kerajinan.

- Kerja Sama Komunitas: Kolaborasi budaya dapat terjadi melalui kerja sama antar komunitas dengan latar belakang budaya yang berbeda, misalnya, dalam kegiatan sosial atau proyek pembangunan.

- Pendidikan dan Pertukaran Budaya: Program pertukaran budaya dan kegiatan edukasi untuk saling berbagi pengetahuan tentang budaya masing-masing.

c. Apa manfaat yang dapat dipetik dari kegiatan kolaborasi budaya tersebut?

Kunci jawaban:

Manfaat Kegiatan Kolaborasi Budaya:

- Mengurangi Konflik: Kolaborasi budaya dapat mengurangi potensi konflik dengan membangun pengertian dan toleransi antarbudaya.

- Penguatan Identitas Nasional: Melalui kolaborasi, identitas nasional dapat diperkaya dan diperkuat dengan nilai-nilai dari berbagai budaya.

- Peningkatan Keberagaman dan Toleransi: Kegiatan kolaborasi budaya dapat menghasilkan masyarakat yang lebih terbuka, toleran, dan mampu menghargai keberagaman budaya.

Aktivitas Belajar 2

Pada pertemuan sebelumnya kita telah berdiskusi tentang kolaborasi budaya yang ada di Indonesia. Ada 2 pertanyaan yang harus kalian jawab:

a. Budaya apa saja yang dimiliki oleh bangsa Indonesia?

Kunci jawaban:

a. Budaya Indonesia:

- Bahasa: Bahasa Indonesia

- Agama: Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan lain-lain

- Budaya: Wayang kulit, batik, tari tradisional, kearifan lokal, dan lain-lain.

b. Bagaimana cara menunjukkan budaya yang ada di Indonesia?

Kunci jawaban:

Cara Menunjukkan Budaya Indonesia:

- Festival Budaya: Mengadakan festival budaya dengan memperlihatkan tarian, musik, pakaian adat, dan kuliner tradisional.

- Pendidikan: Memasukkan unsur-unsur budaya dalam kurikulum pendidikan untuk melestarikan dan mengajarkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

- Media dan Seni: Menggunakan media massa dan seni untuk menyebarkan dan mempromosikan keberagaman budaya Indonesia baik di dalam negeri maupun internasional.

Uji Kompetensi Bab 3

Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat, jelas, dan akurat!

1. Kemukakan tiga pengertian hukum dari para ahli hukum yang kalian ketahui, kemudian jelaskan letak persamaan dan perbedaannya!

Kunci jawaban:

  • Nama ahli: Utrecht

Rumusan Pengertian Hukum: Hukum adalah himpunan petunjuk hidup baik perintah maupun larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat yang seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat.

Utrecht menambahkan, jika hukum dilanggar maka dapat menimbulkan tindakan dari pihak pemerintah dari masyarakat tersebut.

  • Nama ahli: Achmad Ali

Rumusan Pengertian Hukum: Hukum adalah seperangkat kaidah atau ukuran yang tersusun dalam suatu sistem dan menentukan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan manusia sebagai warga negara dalam kehidupan bermasyarakat.

  • Nama ahli: Mochtar Kusumaatmaja

Rumusan Pengertian Hukum: Hukum adalah keseluruhan asas-asas dan kaidah-kaidah yang mengatur kehidupan masyarakat, termasuk didalamnya lembaga dan proses untuk mewujudkan hukum itu ke dalam kenyataan.

Persamaan rumusan pengertian hukum dari ketiga ahli hukum tersebut dijelaskan sebagai berikut:

Utrecht, Achmad Ali, dan Mochtar Kusumaatmaja sama-sama mengartikan hukum sebagai asas, petunjuk atau kaidah-kaidah yang mengatur tata tertib dan kehidupan manusia dalam bermasyarakat.

Perbedaan rumusan pengertian hukum menurut para ahli yakni Utrech menambahkan pengertian bahwa jika hukum dilanggar dapat menimbulkan tindakan dari pihak pemerintah dari masyarakat tersebut.

Sementara Mochtar Kusumaatmaja menambahkan pengertian hukum yang juga mengatur lembaga dan proses untuk mewujudkan hukum ke dalam kenyataan.

2. Jelaskan pengertian tata hukum Indonesia!

Kunci jawaban:

Tata hukum Indonesia merupakan keseluruhan peraturan hukum yang diciptakan oleh negara.

Selain itu, dijelaskan bahwa tata hukum Indonesia berlaku bagi seluruh masyarakat Indonesia yang berpedoman pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

3. Jelaskan klasifikasi hukum berdasarkan kepustakaan ilmu hukum!

Kunci jawaban:

Berdasarkan kepustakaan ilmu hukum, hukum dapat digolongkan sebagai berikut.

a. Berdasarkan sumbernya, terdiri dari hukum undang-undang, hukum kebiasaan, hukum traktat, dan hukum yurisprudensi.

b. Berdasarkan tempat berlakunya, yakni terdiri dari hukum nasional, hukum internasional, hukum asing, dan hukum gereja.

c. Berdasarkan bentuknya, hukum diklasifikasikan lagi menjadi hukum tertulis dan hukum tidak tertulis.

d. Berdasarkan waktu berlakunya, terdiri dari Ius Constitutum (hukum positif) dan Ius Constituendum (hukum negatif).

e. Berdasarkan cara mempertahankannya, dibagi lagi menjadi hukum material dan hukum formal.

f. Berdasarkan sifatnya, yakni hukum yang memaksa dan hukum yang mengatur.

g. Berdasarkan wujudnya, yakni hukum objektif dan hukum subjektif.

h. Berdasarkan isinya, yakni hukum publik dan hukum privat (sipil).

4. Jelaskan perbedaan antara kompetensi absolut dan kompetensi relatif dari suatu lembaga peradilan!

5. Jelaskan perangkat lembaga peradilan di lingkungan peradilan umum, peradilan agama, peradilan militer, peradilan tata usaha negara dan Mahkamah Konstitusi!

Kunci jawaban:

Berikut ini perangkat lembaga peradilan di lingkungan peradilan umum, peradilan agama, peradilan militer, peradilan tata usaha negara dan Mahkamah Konstitusi.

- Peradilan umum memiliki perangkat lembaga yaitu, pengadilan tinggi, pengadilan negeri, mahkamah agung.

- Peradilan agama memiliki perangkat lembaga yaitu, pengadilan agama, pengadilan tinggi agama.

- Peradilan militer memiliki perangkat lembaga yaitu, pengadilan militer, pengadilan tinggi militer, pengadilan utama, pengadilan militer pertempuran.

- Peradilan tata usaha negara memiliki perangkat lembaga yaitu, pengadilan tata usaha negara, pengadilan tinggi tata usaha negara.

- Mahkamah konstitusi memiliki perangkat lembaga yaitu, sekretarian jenderal, kepaniteraan.

6. Mengapa kita mesti mematuhi hukum? Jelaskan!

Kunci jawaban:

Kita mesti mematuhi hukum karena setiap anggota masyarakat memiliki berbagai macam kepentingan, baik kepentingan yang sama maupun berbeda.

Perbedaan kepentingan tersebut sering menyebabkan pertentangan, perselisihan yang pada akhirnya menimbulkan suasana yang tidak tertib dan tidak teratur seperti pertikaian hingga kekacauan.

Sehingga untuk mencegah timbulnya ketidaktertiban dan ketidakteraturan dalam masyarakat, setiap orang termasuk kita harus patuh dan taat hukum yang berlaku.

Hal tersebut demi mewujudkan kehidupan yang terataur, tertib, aman, nyaman dan adil.

7. Deskripsikan contoh-contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara!

Kunci jawaban:

1) Contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan keluarga:

- Mematuhi perintah orang tua

- Melaksanakan ibadah tepat waktu

- Menghormati anggota keluarga yang lain seperti ayah, ibu, kakak, adik, dan sebagainya

2) Contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan sekolah:

- Menghormati kepala sekolah, guru dan karyawan lainnya

- Memakai pakaian seragam yang telah ditentukan

- Tidak mencontek ketika sedang ulangan

3) Contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan masyarakat:

- Melaksanakan setiap norma yang berlaku di masyarakat

- Ikut serta dalam kegiatan kerja bakti

- Menghormati keberadaan tetangga di sekitar rumah

4) Contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan negara:

- Bersikap tertib ketika berlalu lintas di jalan raya

- Membayar pajak

- Menjaga dan memelihara fasilitas negara

(Bangkapos.com/Tribun-Bali.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.