Jasad Korban Terkaman Buaya di Belitung Ditemukan Setelah Air Kolong Dikeringkan
Dedy Qurniawan February 10, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM -  Setelah upaya pencarian intensif selama tujuh jam, tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah Rusmanto (40).

Warga Desa Aik Rayak ini sebelumnya dilaporkan tenggelam akibat diterkam buaya di Kolong Dusun Mempiu, Desa Cerucuk, Kecamatan Badau, Belitung pada Senin (9/2/2026).

Jenazah ditemukan pada pukul 23.27 WIB dalam kondisi utuh dan langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Marsidi Judono.

"Semalam itu sekitar pukul 23.27 WIB dalam kondisi utuh. Setelah jenazah ditemukan langsung dievakuasi ke RSUD," ujar Kanit Reskrim Polsek Badau, Aipda M Rizki Cahyono pada Selasa (10/2/2026).

Di balik proses evakuasi, terdapat cerita tim SAR gabungan yang berhadapan dengan buaya.

Cerita bermula dari laporan masyarakat tentang kejadian korban tenggelam digigit buaya pada Senin sekitar pukul 16.00 WIB.

Tim SAR mulai memantau lokasi kolong eks tambang dan memulai pencarian pukul 16.30 WIB. Saat itu, buaya sempat muncul beberapa kali dengan posisi korban masih berada di dalam gigitannya.

"Total buaya itu muncul sekitar 10 kali. Tiga kali muncul sore itu, korban masih digigit di mulutnya, dalam posisi tertelungkup," ungkap Rizki.

Karena lokasi rawan, menjelang malam tim memutuskan mengeringkan air kolong menggunakan mesin tambang sekitar.

Kejadian tak terduga terjadi pukul 23.27 WIB saat air menyusut; tiba-tiba seekor buaya muncul sambil mendorong korban ke tepi.

"Jadi buaya itu seperti menyerah, jenazah korban itu didorong buaya sampai ke tepi batas air," katanya.

Tak lama, muncul buaya lain dengan warna berbeda yang berenang ke arah rombongan Brimob. Setelah dipastikan aman, evakuasi dilakukan.

"Kalau kami lihat waktu di kamar jenazah, bekas luka gigitan itu di paha kanan. Kalau luka lainnya tidak ada, jenazahnya utuh," kata Rizki.

Ratusan Warga Lihat Upaya Pencarian

Sebelumnya, ratusan warga memadati lokasi untuk melihat buaya sepanjang enam meter tersebut pada Senin malam tadi.

Mereka ingin melihat upaya pencarian Rusmanto (40), warga Desa Aik Rayak.

Kerumunan warga dari berbagai kalangan sudah memadati TKP sejak sore hingga malam hari.

"Beberapa kali buaya sempat muncul dengan jasad korban masih ada di mulutnya. Panjangnya mungkin ada enam meter," ujar Kanit Reskrim Polsek Badau Aipda M Rizki Cahyono.

Dia memperkirakan pengeringan selesai dalam beberapa jam sejak dimulai pukul 16.30 WIB.

"Kurang lebih akan kering dalam 3 jam karena kita mulai dari sekitar 16.30 tadi," ucap Nono per pukul 19.12 WIB.

 (posbelitung.co/dede suhendar/ Kautsar Fakhri Nugraha

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.