TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini hasil Rapat Umum Pemegang Saham Bank Sulawesi Utara Gorontalo atau BSG yang digelar di Kantor Pusat BSG, Jalan Pierre Tendean Nomor 11 Manado, Selasa (10/2/2026).
Dari rapat tersebut menetapkan pengurus BSG untuk periode 2026-2031.
Salah satu yang menjadi perhatian sebelumnya Vicky mantan Wali Kota Manado.
Yang juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sulut.
Kini Vicky Lumentut resmi menjabat sebagai Komisaris Utama BSG menggantikan Ramoy M.T. Luntungan yang menjabat sebagai Komut BSG periode .
Keputusan Pengurus BSG ditetapkan dalam RUPS Luar Biasa 2026 yang berlangsung di aula lantai sembilan Kantor Pusat BSG
RUPS dipimpin Pemegang Saham Pengendali (PSP) Gubernur Sulut, Yulius Selvanus dan PSP PT Mega Corpora.
Jajaran Komisaris
1. Komisaris Utara : Vicky Lumentut
2. Komisaris : Djafar Alkatiri
3. Komisaris : Jaclyn Koloay
4. Komisaris : Max Kembuan
5. Komisaris : Rania Riris Ismail
6. Komisaris : Diane
Jajaran Direksi
1. Direktur Utama : Revino Pepah
2. Direktur Operasional : Louisa Parengkuan
3. Direktur Umum: Joubert Dondokambey
4. Direktur Kredit : Tetty Rampengan
5. Direktur Dana: Rudiyanto Katili
6. Direktur Kepatuhan : Mutesa Holdin
Baca juga: Harga Emas di Galeri24 Selasa 10 Februari 2026 Sore, Tiga Jenis
Revino M. Pepah dipertahankan sebagai Direktur Utama BSG.
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) secara terbuka memuji capaian kinerja dan laba Bank SulutGo sepanjang tahun buku 2025 yang dinilai cukup impresif yaitu Rp 372 Miliar di bawah kepemimpinan Revino M. Pepah.
Pujian tersebut sekaligus mematahkan isu yang sebelumnya beredar bahwa Revino Pepah akan lengser dari pucuk pimpinan Bank SulutGo
Sumber Resmi Tribun Manado menyebutkan, hingga RUPS berakhir, belum ada keputusan yang mengarah pada pergantian Direktur Utama.
“Arah pembahasan RUPS lebih menekankan pada penguatan kinerja dan evaluasi strategis ke depan. Soal posisi Dirut, sejauh ini sinyalnya tetap mengarah pada keberlanjutan kepemimpinan,” ujar Sumber Resmi Tribun Manado.
Momentum awal tahun 2026 pun dinilai menjadi titik tolak strategis bagi Bank Sulut Gorontalo (BSG) untuk memperkuat fondasi perusahaan di tengah tantangan ekonomi global dan percepatan digitalisasi sektor perbankan.
Dalam apel perdana tahun kerja 2026, Direktur Utama BSG Revino Pepah memaparkan refleksi kinerja sepanjang tahun 2025. Ia mengakui kondisi ekonomi global masih berada pada fase low to grow dengan pemulihan pasca-Covid yang berjalan lambat.
Meski demikian, BSG mampu mencatatkan performa keuangan yang solid. Berdasarkan data kinerja unaudited tahun 2025, total aset BSG tumbuh sebesar 12,51 persen hingga mencapai Rp 23,7 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 21,06 persen menjadi Rp 18,2 triliun.
Sementara itu, laba bersih BSG tercatat mencapai Rp 372 miliar, tumbuh 24 persen secara year on year (YoY).
“Ini merupakan pencapaian laba tertinggi dalam enam tahun terakhir,” ujar Revino Pepah.
Di sisi lain, Revino juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi Bank SulutGo. Pertumbuhan kredit tercatat sebesar 3,94 persen, sementara rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) mengalami kenaikan menjadi 2,97 persen
Revino M. Pepah sendiri lahir di Manado pada 22 Mei 1965. Ia menyandang gelar Sarjana Ekonomi dan Magister Manajemen dari Universitas Sam Ratulangi Manado. Kariernya di Bank SulutGo dimulai sejak tahun 1989.
Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, di antaranya Pemimpin Divisi Umum, Pemimpin Divisi Kredit, Staf Direksi Bidang Operasional, Pemimpin Divisi Perencanaan, hingga Group Head Operasional pada periode 2014–2016.
Melalui RUPS-LB September 2016, Revino diangkat sebagai Direktur Umum Bank SulutGo, sebelum akhirnya kembali dipercaya sebagai Direktur Utama melalui RUPS-LB Maret 2021.
Dengan rekam jejak panjang dan capaian kinerja yang dinilai positif, sinyal keberlanjutan kepemimpinan Revino M. Pepah di Bank SulutGo kian menguat (Ren)
(TribunManado.co.id)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini