BBKSDA Riau Masih Pantau Harimau yang Muncul di Siak Lewat Kamera Jebak dan Drone
Sesri February 10, 2026 06:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memastikan pemantauan terhadap harimau sumatera yang masuk ke kawasan permukiman warga di Kabupaten Siak masih terus berlangsung. 

Hingga Selasa (10/2/2026), petugas telah memasang kamera jebak tambahan dan mengerahkan drone untuk memantau pergerakan satwa dilindungi tersebut.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengatakan upaya pemantauan dilakukan secara intensif guna memastikan posisi harimau serta mencegah terjadinya konflik dengan manusia.

“Kamera trap sudah kami pasang, drone juga sudah kami terbangkan. Saat ini masih proses pengamatan,” ujar Supartono.

Selain pemantauan, petugas juga melakukan langkah-langkah preventif dengan mengimbau warga agar membatasi aktivitas di luar rumah pada jam aktif satwa liar.

Warga diminta tidak beraktivitas sendirian serta mengamankan ternak di kandang yang tertutup terpal atau seng.

Sebelumnya, harimau sumatera dilaporkan muncul di permukiman warga Desa Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak.

Baca juga: Warga Kampung Benteng Hulu Siak Masih Dihantui Ketakutan, Harimau Terekam Kamera CCTV

Baca juga: BBKSDA Riau Selidiki Kemunculan Harimau yang Terekam CCTV di Siak, Mangsa Ayam dan Kucing Warga

Satwa tersebut diduga memangsa ternak warga berupa ayam dan seekor anak kucing.

Kemunculan harimau pertama kali diketahui pada Jumat (6/2/2026) malam. 

Seorang warga bernama Nurisam melihat bayangan mencurigakan saat menyalakan lampu kandang kambing. 

Setelah memanggil anaknya, Yudha, bayangan tersebut terlihat menjauh ke arah semak belukar di sisi utara. 

Di sekitar kandang, warga kemudian menemukan banyak jejak yang diduga milik harimau.

BBKSDA Riau melalui Tim Resort Siak bersama Babinsa langsung turun ke lokasi untuk melakukan mitigasi konflik. 

Dari rekaman CCTV milik warga, terlihat seekor harimau sumatera melintas di permukiman dan bergerak ke arah barat laut kawasan perkebunan. 

Berdasarkan hasil pengamatan, harimau tersebut diperkirakan masih berusia remaja.

Selain itu, sejumlah pengendara di jalur Pelabuhan Buton menuju Pekanbaru mengaku sempat melihat seekor harimau menyeberang jalan. 

Di lokasi lain, petugas juga menerima laporan kemunculan harimau di sekitar rumah warga bernama Nanang. Warga tersebut mendapati dua ekor ayam dan satu anak kucingnya hilang, diduga dimangsa harimau.

Di sekitar rumah tersebut ditemukan jejak harimau berukuran sekitar 12 sentimeter serta bulu ayam yang berserakan.

(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.