SURYA.co.id SURABAYA - The Guardians kini beraroma Persis Solo setelah menampung empat eks pemain asing Laskar Sambernyawa.
Kehadiran mereka diharapkan memberi dampak instan bagi Bhayangkara yang masih berjuang di papan tengah klasemen.
Sementara itu, Persebaya Surabaya datang dengan tren positif 13 laga tak terkalahkan, meski harus kehilangan dua pemain asing karena akumulasi kartu kuning.
Bhayangkara FC resmi menambah kekuatan dengan merekrut Moussa Sidibe, Sho Yamamoto, dan Ryo Matsumura. Ketiganya melengkapi aroma Persis Solo yang sudah lebih dulu diwakili Lautaro Belleggia.
Lautaro Belleggia, gelandang asal Argentina, sebelumnya bergabung sejak awal musim. Ia mencatat sembilan penampilan dengan kontribusi satu assist.
Baca juga: Alasan Paul Munster Kecewa Berat, Bhayangkara FC Fokus Lawan Persebaya Surabaya
Moussa Sidibe, winger asal Mali, direkrut dari Johor Darul Takzim, tapi musim lalu ia menjadi bagian dari Persis Solo.
Dikutip dari BolaSport.com, Sho Yamamoto didatangkan dengan skema peminjaman dari Persis Solo.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menilai Sho akan cepat beradaptasi. “Sho sekali lagi merupakan pemain berpengalaman di kompetisi ini. Saya pikir dia akan beradaptasi cepat dan membantu kami dalam menjalani putaran kedua musim ini,” ujarnya.
Ryo Matsumura melengkapi daftar pemain asing baru yang bergabung di detik-detik akhir bursa transfer. Kehadirannya diharapkan menambah variasi serangan Bhayangkara.
Dengan tambahan ini, Bhayangkara kini memiliki empat eks pemain asing Persis Solo dalam skuad.
Baca juga: Pujian Tavares untuk Alfan Suaib, Simbol Regenerasi Persebaya Surabaya
Bhayangkara berharap kombinasi pemain lama dan baru bisa segera menyatu.
“Dengan tambahan pemain baru, kami ingin lebih tajam di depan gawang,” kata Paul Munster, eks pelatih Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya datang ke laga ini dengan modal kemenangan 3-1 atas Bali United. Gol dicetak Mihailo Perovic, Alfan Suaib, dan Risto Mitrevski.
Kemenangan tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Bajol Ijo menjadi 13 laga beruntun.
Namun, Persebaya harus kehilangan Milos Raickovic dan Pedro Matos karena akumulasi kartu kuning.
Absennya dua pemain asing ini menjadi tantangan bagi Bernardo Tavares.
Tavares menegaskan tim harus siap dengan kondisi apapun. “Kami tahu ada pemain yang tidak bisa tampil, tapi kami percaya pada semua pemain yang ada di skuad,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Kehadiran Toni Firmansyah menjadi solusi di lini tengah. Gelandang muda ini semakin matang dan siap menggantikan peran Raickovic.
Francisco Rivera juga akan menjadi motor serangan. Kreativitasnya di lini tengah diharapkan mampu membuka ruang bagi lini depan.
Duet Risto Mitrevski dan Leo Lelis di lini belakang tetap menjadi andalan.
Persebaya juga memiliki tambahan tenaga baru dari pemain lokal seperti Adre Arido, Riyan Ardiansyah, dan Ahmad Mujtaba Ilham Akbar.
Selain itu, empat pemain asing baru yang didatangkan di putaran kedua memberi energi segar. Bruno Paraiba, Jefferson Silva, Pedro Matos, dan Gustavo Fernandes diharapkan bisa berkontribusi maksimal.
Meski Pedro absen, tiga pemain asing lainnya siap tampil. Momentum positif dari kemenangan atas Bali United menjadi motivasi tambahan.
Dukungan penuh Bonek dan Bonita di Stadion Gelora Bung Tomo akan menjadi energi tambahan.