Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menyinggung percakapan pentingnya dengan Presiden Prabowo Subianto soal ancaman oligarki.
Hal ini disampaikan Said Didu seusai deklarasi Gerakan Merebut Kedaulatan Rakyat (GMKR) yang digelar di Gedung Joang 45 Jakarta Pusat pada Selasa (10/2/2026).
"Saya menyampaikan ke Presiden, Pak Presiden, saya mengetahui sekarang bahwa yang merusak negeri ini adalah oligarki yang menusuk hampir semua aspek kehidupan dan merusak," ujar Said Didu.
Presiden Prabowo menyambut baik gerakan tersebut dan menyatakan dukungannya untuk mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat.
Said Didu memberikan peringatan keras pada Prabowo agar bertindak sebelum kekuasaannya habis atau dilumpuhkan sistem yang ada.
"Saya menyatakan, Bapak Presiden, waktu Bapak pendek sekali, dan Bapak ada pada titik to kill or be killed. Bapak kalau terlambat, maka Bapak yang 'terbunuh'," pungkas Said Didu menirukan ucapannya kepada Presiden.