Warga Priangan 10 Hari Lagi Masuk Ramadan 1447 H, Catat Ini Ragam Amalan untuk Sambut Bulan Puasa
ferri amiril February 10, 2026 08:03 PM

TRIBUNPRIANGAN.COM - Momen indah sahur, berbuka, dan tarawih akan segera berlangsung dalam waktu dekat.

Tentunya segala persiapan menyambut bulan penuh Rahmat dari Allah Subahnna Wata'ala di bulan dengan nama Ramadan ini, sangat penting untuk dilakukan selagi masih berada di awal waktu.

Adapun seperti yang kita tahu, persiapan Ramadan tidak sertamerta hanya berupa kebutuhan pokok dan kesiapan fisik semata, namun juga kesiapan jiwa pun tidak kalah penting.

Pasalnya, mempersiapkan kebutuhan iman dalam jiwa menjadi komponen utama pada momen ini.

Salah satunya ragam amalan yang berkembang sebagai bagian dari praktik keagamaan sekaligus kearifan umat Islam. 

Baca juga: Mulai Tanggal Berapa Murid Sekolah di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya Libur Persiapan Ramadan 2026?

Lantas apa saja amalan yang bisa dilakukan detik-detik masuknya bulan Ramadan 2026 ini?

Ragam Amalan Penting untuk Sambut Bulan Puasa

1. Berniat dengan Sebaik-baik Niat

Niat menjadi dasar penting dalam setiap amal, jelang Ramadan, dimana banyak umat Islam memperkuat tekad beribadah.

Kegiatan seperti tadarus Al-Qur’an, sedekah, dan taubat sering direncanakan sejak awal, untuk membantu menjaga konsistensi ibadah selama Ramadan.

2. Kondisi fisik dan mental yang Sudah Harus Siap

Kesehatan fisik menjadi faktor penting dalam menjalankan puasa. 
Persiapan pola makan, istirahat, dan kebugaran kerap dilakukan.

Kesiapan mental juga dibutuhkan agar ibadah lebih khusyuk dan juga membantu menjaga stabilitas emosi selama berpuasa.

Baca juga: 10 Hari Terkhir Syaban 2026: Waktu Genting Untuk Bayar Utang Puasa

3. Berdoa saat Hilal Mulai Terlihat juga di Sepanjang Ramadan

Melihat hilal menandai awal bulan puasa dalam kalender Hijriah. Momentum ini biasanya disertai doa sebagai ungkapan syukur.

Doa tersebut berisi harapan keamanan, keimanan, dan keselamatan. Tradisi ini mencerminkan kedekatan spiritual umat dengan momen Ramadan.

Saat kita berhasil melihat hilal Ramadhan, hendaknya berdoa berikut ini: 

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيمَانِ، وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلَامِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ هِلَالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ 

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah bulan Ramadhan ini ‘membawa’ keamanan, keimanan, keselamatan, keislaman bagi kami. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah, wahai bulan petunjuk dan kebaikan,” (HR Ahmad dan At-Tirmidzi).

Pasalnya, Doa menjadi amalan awal yang sering dilakukan menjelang Ramadan. Umat Islam memohon keberkahan serta kesempatan menjalani ibadah dengan baik.

Harapannya agar diberi kesehatan dan kekuatan selama bulan puasa. Doa juga menjadi wujud kesiapan spiritual menghadapi Ramadan.

Di antara doa yang dapat dibaca ketika menyambut kedatangan Ramadan:

 اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِي رَمَضَانَ 

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di dalam bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadan,” (HR Ahmad).

اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِيْ إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـيْ رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِيْ مُتَقَبَّلاً 

Artinya: “Ya Allah, selamatkan aku hingga sampai Ramadan, dan selamatkan Ramadan untukku, dan terimalah Ramadan dariku dengan benar-benar diterima,” (Doa Yahya bin Abi Katsir dalam Hilyah).

Baca juga: Kapan Mulai Salat Tarawih Ramadan Pertama 2026? Catat Juga Jadwal Imsyakiyah di 7 Wilayah Priangan

4. Menebar Ucapan Selamat datang Ramadhan

Ucapan selamat Ramadan menjadi tradisi yang mempererat ukhuwah. Umat Islam saling memberi kabar gembira atas datangnya bulan suci.

Tradisi ini juga menumbuhkan semangat kebersamaan. Selain itu, menjadi pengingat untuk meningkatkan ibadah bersama.

Rasulullah saw bersabda:  

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ مُبَارَكٌ، اُفْتُرِضَ عَلَيْكُمْ صِيَامُهُ، تُفْتَحُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ، فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ، مَنْ حُرِمَ خَيْرُهَا فَقَدْ حُرِمَ 

Artinya: "Sungguh telah datang kepada kalian bulan mulia. Diwajibkan kepada kalian puasanya, di dalamnya pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka dikunci, dan setan-setan dibelenggu. Di dalamnya ada malam yang lebih baik daripada 1000 malam. Siapa saja yang terhalang dari kebaikannya, maka ia terhalang dari kebaikan," (HR Ahmad dan An-Nasai). 

5. Tamabah info dan pengetahuan Seputar Ramadan

Memahami kembali aturan puasa menjadi bagian persiapan penting. Umat Islam biasanya mempelajari rukun, syarat, serta hal yang membatalkan puasa.

Kajian keislaman atau membaca literatur agama sering dilakukan. Tujuannya agar ibadah berjalan sesuai tuntunan syariat.

Baca juga: 75 Ucapan Selamat Beribadah Puasa Ramadan 1447 H/ 2026, Perkuat Silaturahmi Sesama Wargi Priangan

6. Melengkapi Kebutuhan Financial

Persiapan ekonomi dilakukan agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi. Selain itu, umat Islam dapat lebih leluasa bersedekah.

Ramadan dikenal sebagai bulan berbagi. Banyak orang meningkatkan donasi dan kepedulian sosial selama periode ini.

Berapa Hari Menuju Ramadan 2026

Pemerintah memprakirakan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kemenag RI.

Namun, kepastian mulai 1 Ramadan masih akan ditetapkan usai sidang isbat yang akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026.

Dimana jika mengacu pada prakiraan tanggal 19 Februari, maka puasa versi pemerintah tinggal 10 hari lagi.

Adapun, pelaksanaan tarawih pertama akan ditentukan setelah sidang isbat.

Baca juga: Wargi Priangan Ini Hukum Berutang Puasa Tahun Lalu, tapi Ingin Puasa di Ramadan Baru, Bolehkah?

Sekedar info, jika biasanya penetapan masuknya pergantian hari, waktu, bulan dan tahun dalam perhitungan kalender masehi sendiri baru akan dimulai setelah lewat jam 12 tengah malam.

Berbeda dengan perhitungan dengan kalender Hijriah yang dimulai Ba'da Magrib (selepas waktu salat Magrib).

Dengan demikian, pelaksanaan salat Tarawih pertama di Bulan Puasa 2026 akan digelar setelah pengumuman sidang isbat oleh pemerintah setelah salat Magrib pada tanggal 17 Februari 2026 mendatang.

Jadwal Libur Idul Fitri 2026

Rabu, 18 Maret 2026: cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 
Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 
Jumat, 20 Maret 2026: cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah 
Sabtu, 21 Maret 2026: Idul Fitri 1447 Hijriah
Minggu, 22 Maret 2026: Idul Fitri 1447 Hijriah
Senin, 23 Maret 2026: cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah 
Selasa, 24 Maret 2026: cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.