Sosok Kakek yang Didorong dan Dituduh Juru Parkir Liar di Cilincing, Ternyata Profesinya Dulu Mulia
Rr Dewi Kartika H February 10, 2026 09:07 PM

TRIBUNJAKARTA.COM – Video yang merekam seorang pria lanjut usia diusir paksa dan difitnah oleh pemilik warung bakso di Cilincing, Jakarta Utara viral di media sosial. 

Dalam narasi video yang beredar di media sosial, lansia itu dinarasikan sebagai juru parkir (jukir) liar.

"Siapa yang nyuruh?" ucap pemilik warung bakso kepada lansia itu.

Kemudian ia terus menyuruh lansia tersebut untuk pergi hingga terdengar nada suara yang cukup tinggi. 

"Gue bilang lu pergi!" kata perekam video sambil terus menarik tangan si kakek.

Lansia tersebut terlihat berusaha melepas genggaman tanggan si perekam video sambil menjelaskan bahwa ia tidak meminta uang parkir. 

"Saya enggak minta, cuma duduk doang," kata kakek tersebut. 

Perekam video terus menekan lansia tersebut dengan menanyakan siapa yang menyuruh untuk melakukan parkir liar. 

Namun, kakek tersebut membantah dengan mengatakan tidak ada yang menyuruhnya.

Tak cuma menuduh juru parkir liar, perekam video juga menyebut kakek tersebut sebagai preman.

"Sok berkuasa preman tua maksa ambil lahan parkir," tulis pemilik warung bakso.

Nangis Curhat ke Polisi

Aiptu Sudarmanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukapura Polsek Cilincing, akhirnya menemui kakek malang tersebut.

Kakek itu diketahui bernama Candra. 

Saat ditemui Sudarmanto, Candra bercerita tentang dirinya dan keluarganya. 

Bukan preman atau juru parkir liar, Candra mengaku memulung untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

"Sehari-hari memulung, pendapatan tak tentu. Anak tiga, tak ada yang peduli. Ya kita gini aja, daripada nggak makan," kata Candra.

Dia membantah tuduhan bekerja sebagai jukir liar.

"Saya mah cuma duduk-duduk saja, nggak pernah markir-markir gitu. Tanya aja orang-orang," ucapnya.

Candra sempat menangis saat curhat ke Bhabinkamtibmas yang menemukannya saat sedang memulung atau mencari rongsokan di wilayah RT 03 RW 01 Kelurahan Sukapura. 

Kini Candra tinggal seorang diri.

Candra lalu mengajak Sudarmanto ke kontrakannya di kawasan Tipar Cakung. 

Di dalam kontrakan tersebut, terlihat ada kardus-kardus bekas yang ditumpuk di samping karung plastik yang diduga berisi barang hasil Candra memulung.

"Tinggal sendiri, ngontrak sebulan Rp 250 ribu," ucap Candra.

Pensiunan Guru

Kepala Satpol PP Cilincing Roslely Tambunan menjelaskan kejadian yang terekam dalam video tersebut. 

Berdasarkan hasil pengecekan lapangan yang dilakukan Satpol PP, kakek tersebut bukanlah merupakan juru parkir liar. 

"Pria (kakek dalam video) tersebut terlihat pernah melakukan parkir sesekali pas lewat saja dan itupun jarang, serta orangnya datang atau langsung pergi begitu saja," kata Roslely saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (10/2/2026). Ca Sebelum mencari rongsongkan, Candra rupanya merupakan pensiunan guru yang baru memasuki masa pensiun sekitar tahun 2025. 

"Beliau mengaku bahwa SK pensiun miliknya pernah diagunkan sebesar Rp 300 juta dan telah ditipu oleh pihak lain," ujar dia. 

"Keseharian aktivitas sebagai pemulung dengan bukti dapat kita lihat isi di dalam rumahnya berisikan barang bekas. Namun, sesekali membantu parkir kendaraan," tambah dia.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Kota Bogor, Kakek Pengatur Lalu Lintas Tertemper KRL, Korban Terkapar 

  • Baca juga: Kakek Bachtiar Berkaca-kaca Kenang Sosok Cucu Korban Kebakaran Terra Drone, Pak RW Beri Kesaksian

  • Baca juga: Kantor Pos Kebon Jeruk Diserbu Penerima BLT, Kakek 83 Tahun Ikut Antre 4 Jam Lebih

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.