SRIPOKU.COM - Oknum anggota TNI diduga sudah memukul seorang driver ojol bernama Hasan (26) di Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (4/2/2026).
Sebelumnya, Hasan sempat menyebut pelaku berstatuskan anggota paspampres.
Dugaan itu ia dapat berdasarkan keterangan warga dan aparat pemerintahan di sekitar kediaman pelaku.
"Tetapi ternyata, dia bukan dari satuan paspampres dan saya minta maaf," kata Hasan melalui akun Instagramnya.
Baca juga: Driver Ojol yang Pukul Dirinya Bukan Anggota Paspampres, Berharap Laporan Terus Jalan
Kabar terbaru, Hasan mengatakan sosok yang sudah memukulnya berstatuskan anggota TNI, tepatnya dari Denma Mabes TNI.
Ia sudah bertemu dengan oknum tersebut dan keduanya sepakat berdamai.
Pelaku mengungkapkan alasan di balik tindakannya menganiaya Hasan.
"Katanya sih memang karena atas dasar emosi saja, karena capek pulang kerja dan istrinya sedang sakit," ungkap Hasan.
Hasan menjelaskan, penumpang bernama Nur yang saat itu diantarnya ternyata merupakan tukang pijat langganan istri pelaku.
Namun, kedatangan Nur terhambat karena titik lokasi yang dipesan di aplikasi tidak akurat.
"Bapaknya pulang kerja capek juga, makanya bapaknya emosi karena istrinya sedang sakit tapi tukang pijitnya enggak datang-datang karena salah alamat," jelas dia.
Baca juga: Nasib 5 Karyawan Ekspedisi yang Viral Disekap hingga Lemas, Polisi Sebut Sepakat Jalur Kekeluargaan
Hasan menyebutkan, pertemuan mediasi berlangsung kondusif dan dihadiri sejumlah pihak berwenang guna memastikan penyelesaian kasus berjalan adil.
"Alhamdulillah semalam sudah ketemu sama pelaku, sudah clear, damai di tempat," kata Hasan.
"Pertemuan di Polsek Kembangan. Saya sendiri, lalu ada pelaku dengan keluarganya, pimpinan Mabes TNI, pimpinan Polsek Kembangan, dan Polisi Militer," lanjutnya.