Tribunjogja.com Spanyol -- Marcus Rashford tengah menikmati salah satu periode terbaik dalam kariernya bersama Barcelona.
Sejak bergabung sebagai pemain pinjaman dari Manchester United pada musim panas lalu, penyerang berusia 28 tahun itu tampil luar biasa dengan torehan 10 gol dan 19 assist dalam 34 pertandingan kompetitif.
Performanya di La Liga juga konsisten, termasuk dua gol dalam tiga laga terakhir, yang semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain kunci di lini serang Blaugrana.
Namun, di balik gemilangnya kontribusi Rashford, masa depannya di Camp Nou ternyata tidak sepenuhnya bergantung pada performa di lapangan.
Laporan dari Inggris menyebutkan bahwa kepastian transfer permanen Rashford bisa sangat dipengaruhi oleh pemilihan presiden Barcelona yang akan digelar bulan depan.
Joan Laporta, yang harus mengundurkan diri dari jabatannya untuk kembali maju sebagai kandidat, diyakini akan melanjutkan rencana klub jika terpilih kembali.
Opsi beli sebesar €30 juta sudah tercantum dalam kontrak pinjaman Rashford, meski Barcelona bisa saja menegosiasikan ulang dengan Manchester United.
Jika Laporta kembali berkuasa, peluang Rashford untuk dipermanenkan sangat besar.
Namun, jika Laporta gagal mempertahankan kursinya, situasi bisa berubah drastis.
Direktur olahraga Deco kemungkinan besar akan meninggalkan jabatannya, dan hal itu bisa membuat masa depan Rashford di Camp Nou kembali kabur.
• Jika Man United Sulit Pulangkan Rashford, Barcelona Siap Permanenkan
Rival utama Laporta adalah Victor Fort, yang kembali maju setelah gagal dalam pemilihan 2021.
Fort membawa visi “proyek pluralis” yang menekankan perekrutan terbaik di setiap lini, sebuah pendekatan yang bisa saja mengubah arah kebijakan transfer klub.
Di sisi lain, performa tim di bawah Hansi Flick memberi keuntungan politik bagi Laporta.
Barcelona meraih treble domestik pada musim 2024/25 dengan menjuarai La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa de España.
Musim ini, mereka sudah mempertahankan Supercopa dan masih bersaing di tiga kompetisi besar.
Keberhasilan di lapangan jelas memperkuat posisi Laporta menjelang pemilihan, dan hal ini bisa menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan Rashford.
Dengan kondisi ini, Rashford harus menunggu hasil politik internal klub untuk mengetahui apakah mimpinya bertahan di Barcelona akan terwujud.
Jika Laporta kembali terpilih, peluangnya untuk dipermanenkan sangat besar.
Namun jika kepemimpinan berganti, saga transfer Rashford bisa kembali penuh ketidakpastian. Apa pun hasilnya, Rashford sudah membuktikan dirinya layak menjadi bagian dari proyek besar Barcelona di masa depan. (sportmole/iwe)