PDIP Bitung Gelar Psikotest dan FPT, Rio Dondokambey: Ketua PAC Bukan untuk Sombong-sombongan
Ventrico Nonutu February 10, 2026 10:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rio Dondokambey Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPD PDI Perjuangan (PDI-P) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), memberikan pesan penting saat membuka Psikotest, Fit and Propertest (FPT) calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Kota Bitung, Selasa (10/2/2026).

Pelaksanaan tersebut berlangsung di Sekretariat DPC PDI-P Kota Bitung Kelurahan Manembo-Nembo Kecamatan Matuari Bitung.

Jarak dengan ikon Kota Bitung yaitu patung Cakalang, 6,6 Kilometer (KM) dan dapat di tempuh dalam waktu 16 menit menggunakan kendaraan bermotor.

Lalu dari Kantor DPRD Bitung, berjarak 7,6 Km ditempuh dalam waktu 17 menit menggunakan kendaraan.

Dihadapan puluhan calon hasil penjaringan, mantan Ketua PAC PDI-P Kecamatan Wenang Kota Manado bilang, mereka yang menjadi pengurus Ketua, sekretaris dan bendahara PAC merupakan petugas partai.

"Menurut Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri Ketua Umum, inti, tugas utama, ujung tombak partai ada di kecamatan-kecamatan," kata Rio Dondokambey Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPD PDI-P Sulut saat membawakan sambutan pembukaan, Selasa (10/2/2026).

Saat sambutan Rio menggunakan kemeja Partai lengan pendek, memakai mic pengeras suara.

Dua pesan di sampaikan Rio Dondokambey yang juga Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP Tarun Merah Putih, pertama sebagaimana pesan Ibu Megawati, menjadi pengurus partai bukan sebuah jabatan melainkan tugas dan tanggung jawab.

"Jabatan pengurus Partai di delapan Kecamatan di Kota Bitung, bukan di pakai untuk sombong-sombong, gaga-gagahan, bukan untuk di pakai untuk tendang-tendang orang. Bukan untuk menjadi pemberontak di tengah masyarakat, karena sejatinya pengurus PAC tugasnya untuk menyenangkan masyarakat dan jembatan untuk anggota legislatif lebih dekat dengan masyarakat," jelasnya.

Guna memasimalkan program legislatif agar efisien dan efektif, atas masukkan dari pengurus PAC.

Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM ini, berpesan ketika menjadi pengurus PAC, ketua, sekretaris dan bendahara agar dekatkan terus diri dengan masyarakat, dekatkan kegiatan partai di lingkungan masyarakat.

Agar masyarakat bisa merasakan langsung keberadaan PDI-P di tengah lingkungan masyarakat.

Kedua, jaga kesolidtan organisasi. Ketika ada yang jadi ketua PAC dan bukan ketua, harus bangun hubungan baik dan kerjasama baik dengan calon lainnya.

Mereka yang belum terpilih masuk menjadi pengurus, agar tetap setiap pada ideologi partai.

"Atau kecewa tidak terpilih, malah jadi ketua PAC partai lain. Karena saat ini banyak partai yang mencari-cari kader," sentilnya.

Pelaksanaan psikotest dan FPT merupakan syarat DPP Partai, untuk pengisian pengurus PAC di delapan Kecamatan Kota Bitung.

Menurut putra Olly Dondokambey Ketua DPD PDI-P Sulut juga Bendahara Umum, syarat psikotest dan FPT bukan hanya untuk calon pengurus PAC, melainkan berlaku juga ke calon ketua DPC, calon ketua DPD hingga calon kepala daerah dan anggota DPRD.

Ini karena PDI-P telah berkomitmen untuk memodernisasi proses pemilihan pimpinan dalam partai, untuk melahirkan pemimpinan terbaik.

Lanjut anggota Komisi XI DPR RI ini, syarat ini memberikan masukkan dan pembekalan kepada calon pengurus partai, peringatan dan pendidikan penting.

"Kami juga pernah ikut FPT sebagai ketua DPD, melihat pelaksanaan FPT di untuk PAC di Kabupaten Minut pertanyaan hampir sama semuanya. Jadi tidak membeda-bedakan karena tugas di partai sama hanya posisinya yang beda, ada yang di tempatkan, di DPD, DPC dan PAC," jelas Bendahara Umum GAMKI.

Sembari menambahkan pelaksanaan psikotest dan FPT, sebagai bentuk memantapkan dan mesolidkan proses regenerasi terhadap kepengurusan partai.

Berbicara ideologi, pancasila, loyalitas juga penting dan sudah ada yang paham.

Rio juga menitikberatkan tentang kedisiplinan organisasi.

Pesan Ketua DPD PDI-P Sulut, untuk Kota Bitung mari kita jadikan proses dan yang sudah dilalui pada kontestasi Pilkada serentak 2024, sebagai sejarah, evaluasi dan pelajaran dalam menatap tahun 2029 dan Pilkada kedepan.

Hasil Pileg

PDI-P Kota Bitung berhasil meraih 11 kursi di Pileg 2024.

Jumlah tersebut bertambah dari capain di Pileg 2019-2024, meraih delapan kursi.

PDI-P gagal dalam kontestasi Pilkada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bitung 2024.

Paslon nomor urut 2 Hengky Honandar - Randito Maringka memperoleh 73.388 suara sah.

HHRM begitu sebutan Walikota dan Wakil Walikota Bitung saat ini, saat Pilkada 2024 lalu diusung partai Gerindra, Nasdem, Demokrat, PAN dan Perindo.

Sedangkan paslon nomor 1 Geraldi Mantiri - Erwin Wurangian, meraih 41.676 suara sah pada pilkada tahun 2024.

GM-Win begitu akronim Paslon Nomor urut 1, diusung Partai PDI Perjuangan dan Golkar.

Anggota DPRD Kota Bitung Periode 2024-2029:

Dapil I Kecamatan Maesa:

  • Nicodemus Gabriel meraih 1.088 suara PAW Syam Panai meraih 1.051 suara.

Dapil II Kecamatan Girian dan Madidir:

  • Nabsar Badoa, 1.842
  • Aldo Ratungalo 2.863 suara
  • Henkie Tumangkeng 2.203 suara
  • Ahmad Syafrudin Ila 1.1732 suara

Dapil III Kecamatan Matuari dan Ranowulu:

  • Rafika Papente 990 suara (PAW Geraldi Mantiri 5.228 suara)
  • Yosef Katopo 1.849 suara
  • Maikel Walewangko 1.066 suara

Dapil IV Kecamatan Aertembaga, Lembeh Utara dan Lembeh Selatan:

  • Hevie Sumarauw 3.821 suara
  • Dewi Suawa 2.046
  • Vivi Ganap 1.224
  • Periode 2019-2024:

Dapil I Kecamatan Maesa:

  • Benno Oktavius Mamentu dengan 492 suara

Dapil II Kecamatan Madidir - Girian:

  • Meidy Montesoria Tuwo dengan 1.564 suara
  • Habriyanto Achmad denga 1.525 suara
  • Aldo Nova Ratungalo dengan 1.463 suara

Dapil III Kecamatan Matuari - Ranowulu

  • Geraldi M E Mantiri dengan 5.047 suara
  • Rafika Papente dengan 1.784 suara
  • Maykel Walewangko dengan 1.236 suara

Dapil IV Kecamatan Lembeh Utara - Lembeh Selatan:

  • Vivi Ganap dengan 1.404 suara.

(TribunManado.co.id/Crz)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.