Program Kodarsih di TTS Bikin Sampah di SoE Lenyap, 15 Spm Motor Roda Tiga Standby  
OMDSMY Novemy Leo February 10, 2026 10:19 PM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok

POS-KUPANG.COM, SOE - WAKIL Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Johny Army Konay, SH, MH, secara resmi melaunching program Kota Soe Sadar akan Kebersihan (Kodarsih).

Program ini merupakan salah satu program kecamatan Kota Soe yang bertujuan untuk menciptakan Kota Soe yang bersih dan masyarakat yang sadar akan kebersihan, selaras dengan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati TTS yaitu Rabu Putih. 

Launching dilakukan usai upacara, Senin (9/2), di halaman Kantor Bupati TTS, ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati TTS. 

Sebanyak 15 motor roda tiga yang disupport oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten TTS akan difungsikan untuk mengangkut sampah disetiap kelurahan. 11 kelurahan masing-masing mendapatkan satu, namun bagi kelurahan yang padat penduduk ditambah satu kendaraan lagi yaitu Kelurahan Oekefan, Kelurahan Kota Baru, dan Kelurahan Taebneno. 

"Hari ini kita laksanakan launcing inovasi kolaborasi dan juga ekspresi dalam pemanfaatan, pengelolaan, sampah dalam pemberdayaan ekonomi dan yang akan kita dapatkan adalah Kota Soe yang bersih," jelas Army. 

Army mengapresiasi Program Kodarsih dan memacu semangat para supir sepeda motor tiga roda itu, agar dapat bekerja dengan optimal dalam mendukung terciptanya kebersihan di Kota Soe. 

"Saya ucapkan terima kasih teman-teman pengendara roda tiga. Kebersihan kota menjadi tanggung jawab, kalau gagal untuk 15 unit kita akan menggunakan teman-teman ojek sebagai penggerak sampah di TTS. Kita bisa bayangkan kalau anak-anak ojek ada 200 atau 300 orang, kita bagikan karung saja jadi sambil ojek bisa sambil pilih dan pilah sampah kemudian diantar ke TPA," tegasnya. 

PROGRAM KODARSIH 2
PROGRAM KODARSIH - Launcing Program Kodarsih di Halaman Kantor Bupati TTS oleh Wakil Bupati TTS, Senin (9/2). 

Hal ini motivasi dan dorongan agar semua pihak yang telah terlibat dapat berkominten dengan peran dan tugas masing-masing dalam upaya menciptakan kebersihan di Kota Soe. 

Beberapa siswa-siswi dari SD Inpres Nunumeu turut ambil bagian memberikan sosialisasi tentang kordarsih. Didampingi oleh Kepala Sekolah dan Guru, mereka mensosialisasikan jenis-jenis sampah,  dan pemilaan. 

Camat Kota Soe, Joel AA Sonbai, menjelaskan, Program Kodarsih terbagi kedalam enam implementasi yaitu melaksanakan program rabu putih, pengangkutan sampah, pemilahan sampai, edukasi, pemeriksaan kebersihan, dan menuju Kota Adipura. "Melaksanakan program rabu putih, yaitu kegiatan rutin pembersihan lingkungan yang dilakukan setiap hari rabu. program ini bertujuan menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten," jelasnya. 

Selanjutnya mengangkut sampah dari rumah ke rumah, untuk memastikan sampah rumah tangga terangkut secara teratur sehingga tidak menumpuk dan mencemari lingkungan.

Ketiga, memilah sampah, tujuannya untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir serta mendukung upaya daur ulang dan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. 

Keempat, edukasi tentang pengelolaan sampah agar masyarakat paham tentang pentingnya pengurangan sampah, daur ulang, dan pemanfaatan kembali limbah.

Kelima, pemeriksaan kebersihan dari rumah ke rumah, untuk memantau langsung kondisi lingkungan serta memberikan pendampingan kepada warga. "Terakhir sematkan adipura, dari semua upaya yang dilakukan ini menjadi bagian dari penilaian berkelanjutan dalam rangka mewujudkan kota soe yang layak meraih penghargaan adipura sebagai simbol kota yang bersih dan tertata," jelasnya. 

Pemerintah berharap agar Gerakan Kota Soe Sadar akan Kebersihan terus berlanjut, menjadi budaya, serta membawa dampak positif bagi kesehatan, keindahan kota, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. (maria vianey gokok) 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.