BANJARMASINPOST.CO.ID - Rekaman CCTV diduga pasangan nikah siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi beredar di media sosial.
Hal ini langsung mendapat tanggapan dari kuasa hukum suami sah Wardatina Mawa itu. Benarkah rekaman CCTV itu?
Sampai kini, laporan artis Inara Rusli terkait dugaan akses ilegal rekaman CCTV di rumah pribadinya masih bergulir dan menjadi perhatian publik.
Tak hanya menyentuh ranah hukum, perkara ini juga menyeret keputusan-keputusan personal yang belakangan ikut disorot seiring ramainya perbincangan di media sosial.
Adanya polemik bermula dari keberadaan rekaman CCTV di kediaman Inara yang diduga memuat hubungan badan antara dirinya dan seorang pengusaha muda asal Medan, Sumatra Utara, bernama Insanul Fahmi.
Rekaman tersebut sebelumnya dijadikan barang bukti oleh istri sah Insan, Wardatina Mawa, untuk melaporkan keduanya ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan.
Baca juga: Sosok Asli Ayah Kandung Ressa Rossano Usai Pengakuan Denada Ramai Dikepoin, Zanzabella: Udah Cukup
Baca juga: Usai Isu Mohan Hazian Lakukan Pelecehan Terjawab, Dokter Tirta: Klarifikasimu Ngeselin
Seiring waktu berjalan, situasi berkembang. Inara Rusli kemudian melaporkan dugaan akses ilegal terhadap rekaman CCTV yang berada di area privat rumahnya, setelah potongan video tersebut disebut-sebut tersebar ke pihak lain.
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, sebuah video yang diduga berasal dari rekaman CCTV rumah Inara kembali memantik polemik setelah viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang diduga Insanul Fahmi tengah mengejar seorang wanita tanpa hijab yang diduga adalah Inara Rusli, hingga keduanya masuk ke sebuah kamar.
Video itu memperlihatkan adegan kejar-kejaran yang terjadi mulai dari anak tangga hingga sebelum keduanya masuk ke kamar.
Potongan rekaman tersebut pertama kali ramai diunggah di platform TikTok dan dengan cepat menyedot perhatian warganet.
Melalui unggahan akun TikTok @hasnita_0201, narasi yang menyertai video itu menyebut, “Beredar salah satu video Insan dan Inara yang terekam CCTV di rumah yang dibelikan Virgoun. Sebelum mereka masuk kamar, nampak keduanya sudah sangat intim, tidak memikirkan perasaan Mawa."
Tak ingin polemik ini terus berkembang liar, pihak Insanul Fahmi pun buka suara.
Kuasa hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto, menegaskan video yang beredar di media sosial tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
"Video itu bukanlah Inara dan Insanul, jadi video yang di rumah itu," ujar Tommy, dikutip Tribunnews dari YouTube Starpro, Rabu (11/2/2026).
Senada dengan kuasa hukumnya, Insanul Fahmi juga membantah keras tudingan yang diarahkan kepadanya.
"Iya video yang tersebar soal CCTV itu tidak benar, yang dituduhkan tidak benar," kata Insanul.
Ayah satu anak ini menilai video tersebut telah memunculkan penggiringan opini yang merugikan dirinya dan siap mengambil langkah hukum.
"Banyak penggiringan opini, kita akan ambil langkah hukum," pungkas Insanul.
Di sisi lain, proses hukum mengenai laporkan dugaan akses ilegal CCTV pun masih berjalan, termasuk pemeriksaan terhadap Agung, sopir Inara, yang diperiksa sebagai saksi di Bareskrim Polri pada Senin (2/2/2026), lalu.
Di tengah panasnya persoalan hukum tersebut, muncul fakta Virgoun memutuskan untuk memberhentikan Agung.
Sopir Inara yang disebut sebagai pihak yang mengambil rekaman CCTV di rumah tersebut itu diberhentikan saat laporan dugaan akses ilegal masih bergulir.
Kuasa hukum Agung, Sukardi Amir, buka suara tentang alasan di balik keputusan tersebut.
Menurutnya, pemberhentian kliennya bukanlah tanpa pertimbangan.
“Alasan pemberhentiannya adalah supaya tidak terseret jauh dalam kasus ini. Setelah kasus ini bergulir, V banyak mengambil tindakan yang sifatnya preventif, dalam arti melindungi pihak-pihak yang seharusnya tidak berkaitan dengan perkara,” ujar Sukardi Amir dikutip Tribunnews dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (8/2/2026).
Rupanya Agung telah bekerja selama kurang lebih empat tahun sebagai sopir Inara Rusli.
Perannya pun disebut tak sebatas mengantar dan menjemput.
“Beliau sudah bekerja selama 4 tahun, tidak hanya sebagai sopir sebagai tugas utamanya,” kata Sukardi.
Ia menjelaskan Agung kerap dipercaya menangani berbagai urusan teknis di rumah Inara.
Hal tersebut terjadi karena Agung merupakan satu-satunya pria yang berada di lingkungan rumah tersebut dalam keseharian.
“Kalau ada pekerjaan-pekerjaan atau hal-hal yang tidak biasa terjadi di rumah itu, biasanya memang dia yang dipercayakan untuk mengecek, entah memperbaiki atau sekadar memastikan kondisi,” jelas Sukardi.
Bahkan, jauh sebelum laporan dugaan akses ilegal ini dibuat, Agung disebut pernah diminta untuk memperbaiki sistem CCTV di rumah Inara.
Dengan kata lain, akses terhadap CCTV bukanlah hal baru bagi kliennya.
Atas dasar itu, pihak kuasa hukum pun mempertanyakan substansi laporan yang dilayangkan oleh Inara Rusli.
Sukardi menegaskan hingga kini masih ada pertanyaan mendasar yang belum terjawab.
“Apakah yang bermasalah aksesnya atau isi rekamannya?" katanya.
Di sisi lain, Wardatina Mawa semakin yakin akan menggugat cerai suaminya, Insanul Fahmi.
Keyakinan hati Mawa disampaikan selepas pulang beribadah Umrah dari Tanah Suci Mekkah.
Pun dengan tegas ibu satu anak ini, tak mau kembali ke pelukan pria yang masih sah sebagai suaminya itu.
"Nggak mau (balikan)" ucap Mawa, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Selasa (10/2/2026).
Pun hingga kini, Insan masih berupaya untuk mendapatkan kesempatan kedua dari Mawa.
Diceritakan Mawa, pria yang menikahinya sejak tujuh tahun lalu itu, terus mengiriminya pesan WhatsApp.
Kendati begitu, wanita 26 tahun ini, sudah menolak untuk membuka percakapan lagi.
"Dia ngechat terus tapi aku (enggak bales) mohon maaf," ucapnya.
Tegas wanita bercadar ini, akan menggugat cerai Insan.
Gugatan cerai tersebut akan dilayangkan setelah proses hukum atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang menjerat Insan dan istri sirinya, Inara Rusli berakhir.
"Untuk kasus ini, aku bilang aku bakal proses gugat cerai setelah proses hukum ini, doain ya," lanjut Mawa.
Baca juga: Tak Termakan Rayuan Insanul Fahmi, Mawa Masih Bertekad Gugat Cerai Suami
Disinggung soal Inara, Mawa masih berusaha untuk memaafkan.
Apalagi Inara disebut belum mendatangi Mawa secara langsung untuk memohon maaf.
Ibu satu anak ini, juga mengaku masih susah melupakan perlakuan Inara kepadanya.
Lantaran menikah siri dengan Insan pada 7 Agustus 2026 secara diam-diam dan kini tidak ada niatan untuk meminta maaf.
"(Inara) belum (minta maaf). Berusaha, Allah kan maha pemaaf ya."
"Berusaha memaafkan karena masih terlalu sulit melupakan," tutupnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)