TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Sebuah bus menabrak rumah warga di Jalan Trans Sulawesi, Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Rabu (11/2/2026) malam.
Bus bernomor polisi DD 7039 SA itu diduga melaju tak terkendali dari arah utara ke selatan hingga keluar jalur dan menghantam rumah panggung dua tingkat milik warga di sisi jalan.
Bus tersebut mengangkut 19 penumpang dari Kabupaten Mamuju dengan tujuan Makassar. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.45 Wita.
Baca juga: Jasa Raharja Beri Santunan Rp 50 Juta ke Korban Tewas Kecelakaan Bus Borlindo di Pasangkayu
Baca juga: Warga Polman Tewas Kecelakaan di Mapilli, Sempat Dirawat di Puskesmas
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, enam orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Tiga penumpang termasuk sopir dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan. Sementara pemilik rumah, Rasyid, bersama cucunya juga mengalami luka di bagian kepala.
“Kalau pemilik rumah luka ringan. Ada juga penumpang dan sopir dievakuasi ke puskesmas,” kata Kepala Desa Laliko, Andi Rahmanuddin, kepada wartawan.
Rahmanuddin menjelaskan, saat kejadian pemilik rumah sedang tertidur dan terbangun setelah mendengar suara benturan keras.
Akibat tabrakan tersebut, rumah panggung dua tingkat itu mengalami kerusakan cukup parah dan nyaris roboh. Bagian dinding tembok hancur, tiang rumah miring, dan badan bus terlihat masuk hingga ke kolong rumah.
Kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp 70 juta.
Warga sekitar turut membantu mengevakuasi perabot rumah tangga yang masih bisa diselamatkan. Arus lalu lintas di lokasi sempat terhambat karena banyaknya warga yang berkerumun menyaksikan proses evakuasi.
Rahmanuddin menyebut, pihak sopir disebut bersedia bertanggung jawab atas kerusakan rumah korban.
“Katanya pihak sopir akan menanggung seluruh perbaikan rumah warga saya. Tadi sudah ada pembicaraan,” ungkapnya. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli