Sebuah pesawat penumpang yang dioperasikan oleh Starsky Aviation Ltd jatuh di dekat Bandara Internasional Aden Adde di Mogadishu Somalia, tak lama setelah lepas landas Selasa (10/2/2026) waktu setempat.
Pesawat yang terbang menuju Guriceel dan Galkayo, itu mengalami masalah mekanis sekitar 15 menit setelah lepas landas dan mencoba kembali ke Mogadishu.
Pilot pesawat Fokker 50 itu kemudian berbalik dan melakukan pendaratan darurat, tetapi pesawat melampaui landasan, berbelok keluar jalur, dan mendarat di garis pantai sebuah pantai di Samudra Hindia.
Seluruh 50 penumpang dan 5 awak pesawat berhasil dievakuasi dengan selamat. Mengutip Sky News, Rabu (11/2/2026), pesawat tersebut mengalami kerusakan dan penyebab kecelakaan akan diselidiki.
Gambar-gambar yang beredar menunjukkan pesawat dengan setidaknya satu sayap patah tetapi bagian lainnya utuh di garis pantai. Kepala Eksekutif Starsky Aviation, Ahmed Nur, mengatakan pesawat tersebut overshoot melampaui landasan pacu sebelum akhirnya berhenti di pantai Samudra Hindia dekat bandara.
"Tidak ada korban luka, tidak ada korban jiwa," ujarnya.
Pilot pesawat itu menuai pujian karena keberhasilannya menyelamatkan penumpang dan awak. "Keputusan pilot yang cepat dan tenang memainkan peran penting dalam memastikan keselamatan semua orang di dalam pesawat, dan kami memuji caranya menangani situasi tersebut," puji juru bicara Starsky Aviation, Hassan Mohamed Aden, seperti dilansir BBC.
Otoritas Penerbangan Sipil Somalia menyatakan bahwa pada Selasa (10/2), sekitar pukul 13.17 waktu setempat sebuah pesawat dengan nomor registrasi 60-YAS, jenis F50, mengalami insiden tergelincir dari landasan pacu di Bandara Internasional Aden Abdulle Mogadhishu
"Pesawat tersebut membawa 55 orang. Semuanya selamat dari insiden tersebut dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk evaluasi dan perawatan medis," demikian pernyataan Otoritas Penerbangan Sipil Somalia.







