Relakan Istri Menikah dengan Selingkuhannya, Suami Sah Cari Jalan Terbaik, Sikapnya Jadi Sorotan
Murhan February 11, 2026 02:43 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Video yang sedang viral di media sosial memperlihatkan momen mediasi kasus perselingkuhan di Probolinggo, Jawa Timur.

Penyebabnya, seorang suami mengikhlaskan istrinya menikah dengan selingkuhannya.

Sikap sang suami jadi sorotan warganet yang menyaksikan video itu.

Memang, peristiwa tersebut menyita perhatian publik karena cara penyelesaian yang dinilai tidak biasa dan sarat nilai kedewasaan.

Dalam video yang beredar, seorang pria yang diketahui bernama Mas E, selaku suami sah, menunjukkan sikap tenang saat menghadapi perselingkuhan istrinya. 

Alih-alih meluapkan amarah atau melakukan tindakan kekerasan, Mas E memilih menyelesaikan persoalan rumah tangganya melalui jalur kekeluargaan.

Baca juga: Terpicu Heboh Mohan Hazian, Leona Agustine Ungkap Pelecehan Personel Band Terkenal, Inisial R Anak 2

Baca juga: Alasan Pandji Pragiwaksono Dihukum Potong Babi oleh Masyarakat Adat Toraja, Imbas Candaan Stand Up

Mediasi tersebut dihadiri oleh keluarga kedua belah pihak serta tokoh masyarakat setempat. 

Dalam pertemuan itu, pria yang diduga menjadi selingkuhan sang istri, Mas Yasin, secara terbuka mengakui perbuatannya dan menyatakan kesediaan bertanggung jawab.

Sikap Mas E menuai perhatian warganet.

Ia dengan lapang dada memilih melepaskan istrinya, namun dengan syarat pria yang terlibat dalam perselingkuhan tersebut harus menikahinya secara sah. 

Keputusan itu diambil guna menghindari konflik berkepanjangan dan memastikan adanya tanggung jawab moral di kemudian hari.

Pihak keluarga turut menyaksikan proses kesepakatan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama agar tidak menimbulkan permasalahan baru di masa mendatang.

Banyak netizen memberikan apresiasi terhadap sikap Mas E yang dinilai dewasa dan penuh pertimbangan. 

Ia dianggap mampu mengendalikan emosi serta memilih penyelesaian damai tanpa kekerasan maupun konflik hukum.

Peristiwa ini menjadi sorotan sekaligus pelajaran bahwa konflik rumah tangga, meski menyakitkan, dapat diselesaikan dengan kepala dingin. 

Pendekatan dialog dan musyawarah dinilai dapat meminimalkan dampak buruk, terutama bagi semua pihak yang terlibat. 

Lakukan Ini jika Pasangan Ketahuan Selingkuh

Bagi setiap pihak yang menjalin hubungan, komitmen untuk saling setia tentu sangat diidamkan. Namun sayangnya, perselingkuhan masih kerap terjadi pada banyak pasangan.

Mengetahui pasangan tidak setia dan berselingkuh, tentu menjadi mimpi buruk. Kamu pun mungkin kebingungan untuk menentukan langkah selanjutnya, jika pasangan ketahuan selingkuh.

Apa pun alasan pasangan berselingkuh, menjaga agar diri tak terpuruk harus bisa dilakukan. Beberapa tips ini diharapkan dapat membantu bila pasangan ketahuan selingkuh dan mengingkari janji yang telah dijalin.

1. Menerima perasaan "negatif" yang muncul

Pasangan yang ketahuan selingkuh tentu menimbulkan kesedihan mendalam. Perasaan kecewa, terluka, bingung dengan kondisi yang terjadi, bahkan gejala depresi, wajar dirasakan. 

Penting untuk diingat, perasaan tersebut harus kamu terima. Walau berusaha memaafkan pasangan, perasaan "negatif" tersebut tak akan hilang begitu saja. Terima dengan lapang dada bahwa kamu memang sedang bersedih dengan kondisi ini.

2. Cari cara untuk menjaga diri sendiri

Selain reaksi emosional, kondisi fisik juga rentan terganggu pasca-pasangan ketahuan selingkuh. Gangguan fisik tersebut dapat berupa mual, gangguan pencernaan, gangguan tidur, tergoncang, hingga gangguan makan.

Setelah dapat melewati shock berat di awal, lakukan usaha-usaha untuk tetap menjaga diri. Misalnya, mengonsumsi makanan bergizi, tidur secara teratur, minum air putih secukupnya, serta berolahraga.

Mengajak sahabat untuk bertamasya dan liburan, atau melakukan solo traveling, juga bukan menjadi masalah.

Mungkin terasa berat, tetapi kamu dapat melakukan usaha terbaik untuk menghadapi hal ini.

3. Hindari balas dendam

Dikhianati pasangan tentu memunculkan amarah pada diri sendiri. Namun, jangan biarkan amarah dan emosi tersebut memancingmu untuk melakukan balas dendam.

Misalnya, hindari membocorkan tabiat buruknya di media sosial, atau berbalik selingkuh dengan orang lain.

Kepuasan setelah melakukan hal tersebut hanyalah sementara. Selain itu, tindakan balas dendam tidak mampu membuat kita pulih dari rasa kecewa setelah pasangan ketahuan selingkuh.

4. Menjauhkan anak dari topik perselingkuhan pasangan

Situasi yang pahit ini tidak seharusnya melibatkan anak. Membagikan detail mengenai perselingkuhan tersebut hanya memberatkan mental anak-anak, dan berisiko membuat mereka terpaksa harus memilih antara kamu dan pasangan.

5. Mencari bantuan profesional

Kamu mungkin tak mampu menjalani momen pahit ini sendirian, dengan pikiran keruh yang mendera.

Sebelum mengambil keputusan untuk berpisah dari pasangan, kamu disarankan untuk berkonsultasi dengan konselor pernikahan bersama pasangan. Dengan demikian, kamu dan pasangan bisa mendapat pandangan yang obyektif dari konselor.

6. Merancang rencana berikutnya

Pilihan untuk berpisah dari pasangan atau tetap hidup bersamanya, ada di tanganmu. Namun, jika memutuskan untuk mengakhiri hubungan, kamu harus merencanakan hal-hal penting ke depannya.

Misalnya, mencari tempat tinggal baru, membicarakan perjanjian hak asuh anak, hingga pembagian harta.

Kamu juga disarankan untuk menjalani pemeriksaan infeksi menular seksual, termasuk tes HIV, jika pasangan ketahuan selingkuh yang disertai dengan hubungan seks.

Situasi sulit yang mungkin juga akan dihadapi, setelah pasangan ketahuan selingkuh, adalah memaafkannya atau tidak.

Keputusannya ada di tanganmu untuk tetap melanjutkan hubungan atau tidak. Sebelum memutuskannya, pikir dua kali jika kondisi-kondisi berikut terjadi.

  • Pasangan ketahuan selingkuh dengan mantannya
  • Perselingkuhan terjadi dalam waktu yang lama
  • Pasangan tidak menunjukkan perasaan menyesal setelah ketahuan selingkuh
  • Perselingkuhan sudah beberapa kali dilakukan
  • Pasangan melakukan kekerasan dan mengontrol kamu secara berlebihan

Jika kondisi di atas muncul, dianjurkan untuk mencari bantuan konselor pernikahan, dan menemuinya secara individu. Bagaimanapun juga, kebahagiaan dan keamanan diri adalah hal yang utama.

(Banjarmasinpost.co.id/SerambiNews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.