TRIBUNNEWS.COM - Kylian Mbappe tampaknya akan semakin menjadi ancaman serius bagi rekor legendari Cristiano Ronaldo di Real Madrid.
Penyerang asal Prancis itu tampil impresif sejak bergabung dengan Los Blancos pada musim panas 2024 silam.
Kini berkat penampilan sangar dari Mbappe membuat banyak pihak yang memprediksi bahwa rekor gol Ronaldo yang mencapai 451 gol dalam 438 pertandingan di Real Madrid itu bakal tersaingi atau bahkan terpecah dalam waktu dekat.
Dengan performa Mbappe yang luar biasa di musim ini, penyerang berusia 27 tahun itu seolah membuat Ronaldo "tidur tak nyenyak" karena potensi rekor ajaib CR7 di Santiago Bernabeu bakal digeser.
Sejak debutnya di Real Madrid pada Agustus 2024 silam, Mbappe telah mencetak 82 gol dalam 90 pertandingan bersama Real Madrid.
Laporan dari Marca menunjukkan, dalam periode tersebut Mbappe mencatatkan rasio gol mencapai 0,91 per laga.
Sementara jika khsusu di musim 2025/2026 ini (hingga 9 Februari 2026), dia sudah mengemas 38 gol hanya dalam 31 pertandingan, dengan rata-rata 1.22 gol per laga.
Baru-baru ini, Mbappe menyamai catatan Ronaldo dengan mencetak 11 gol di Liga Champions dalam enam pertandingan saja.
Performa ini membuat Real Madrid semakin bergantung pada Mbappe, mirip seperti era Ronaldo sebelum meninggalkan klub pada 2018.
Baca juga: Situasi Panas Masih Selimuti Real Madrid, Mbappe dan Carvajal Terganggu Isu Berbeda
Jika dibandikan dengan Ronaldo dalam 90 pertandingan pertama di Real Madrid, Mbappe telah mencetak 82 gol, hanya kalah tipis dari Ronaldo yang membukukan 86 gol di periode yang sama.
Ronaldo, yang dikenal sebagai CR7, memegang rekor gol terbanyak sepanjang masa di klub dengan 451 gol dalam 438 laga, yang belum tergantikan hingga kini.
Namun, Mbappe mulai membangkitkan sensasi serupa, seperti yang diungkapkan pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa yang menyebut Mbappe tampak mengikuti jejak Ronaldo meski awalnya dianggap tak ada yang bisa menyamai dampak CR7.
"Kami pikir kami tidak akan melihat pemain seperti Cristiano lagi, dan tampaknya Mbappe menuju ke arah itu," kata Arbeloa, dikutip dari Marca.
Berdasarkan analisis dari Marca, jika Mbappe mempertahankan rasio gol keseluruhannya (0.91 per laga), dia membutuhkan sekitar 496 pertandingan lagi untuk mencapai 452 gol, yang berarti bisa terealisasi pada akhir musim 2032-33 saat usianya 34 tahun, dengan asumsi bermain 55 laga per musim.
Namun, jika terus dengan pace musim ini (1.22 gol per laga), dia hanya butuh 302 pertandingan lagi untuk melampaui Ronaldo.
Proyeksi ini menunjukkan Mbappe sedang "on track" untuk mengejar rekor, meski pertanyaan besar adalah apakah dia bisa mempertahankan produktivitas gol tinggi dalam jangka yang panjang.
Apalagi puncak rasio gol Ronaldo adalah 1.13 gol per laga di musim 2014-15.
Meski statistik Mbappe mengesankan, untuk benar-benar menyamai warisan Ronaldo, dia harus mengkonversi gol-golnya menjadi trofi bersar, khususnya Liga Champions.
Ronaldo berperan kunci dalam memenangkan La Decima (gelar ke-10 Liga Champions) dan tiga gelar beruntun di bawah Zidane.
Hal itu membuat Ronaldo disebut sebagai pahlawan generasi di klub yang telah meraih 15 trofi Liga Champions.
Sejak musim 2021-22 (era Benzema), Real Madrid belum punya pemain yang begitu dominan seperti Mbappe sekarang, tapi kesuksesan tim akan bergantung padanya.
Menarik dinantikan, akankah Mbappe bisa membuat Ronaldo gelisah dengan performa moncernya serta memecahkan rekor ajaib sang mega bintang?
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)