Penduduk Paser Bertambah 2.556 Jiwa, Bisa Lebih Besar Jika Pekerja Urus Domisili
Miftah Aulia Anggraini February 11, 2026 08:07 PM

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Paser mencatat adanya penambahan jumlah penduduk di Bumi Daya Taka sepanjang tahun 2025.

Jumlah penduduk Kabupaten Paser pada semester 2 tahun 2024 mencapai 309.667 jiwa, angkanya bertambah menjadi 312.223 jiwa pada semester 1 tahun 2025.

Kepala Disdukcapil Paser, Mohammad Isnaini Yanuardi, menyampaikan bahwa terdapat penambahan jumlah penduduk 2.556 jiwa di tahun 2025.

"Dalam dua tahun belakangan, jumlah penduduk kita (Paser) bertambah 2.556 jiwa, atau naik 8,3 persen dari jumlah penduduk pada semester dua tahun 2024," terang Isnaini di Tanah Grogot, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Disdukcapil Paser Siapkan Layanan Praktis Urus Akta Kelahiran Bayi

Pertambahan jumlah penduduk tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya angka kelahiran.

"Karena setiap anak yang lahir itu, maka akan dicatat untuk dimasukkan dalam kartu keluarga orang tuanya dan mereka langsung mendapatkan NIK serta diterbitkan akta kelahirannya," tambahnya.

Selain angka kelahiran, penambahan jumlah penduduk juga dipengaruhi proses pindah datang masyarakat luar daerah yang bekerja di Kabupaten Paser.

Hanya saja, Disdukcapil Paser tidak memiliki data spesifik perihal jumlah masyarakat yang datang ke Kabupaten Paser lantaran masih minim pekerja mengurus pindah domisili.

Baca juga: Disdukcapil Paser Tambah Kuota 6.000 Blanko KTP Demi Kelancaran Pelayanan Administrasi

"Kita tidak memiliki datanya secara spesifik, sehingga tidak diketahui pasti angkanya karena dari Dirjen Dukcapil datanya hanya terlihat penambahan jumlah penduduk per desa," ungkapnya.

Isnaini menilai, jika seluruh pekerja dari luar Paser telah mengurus pindah domisili, maka jumlahnya bisa sampai ribuan jiwa.

"Kalau semua pekerja dari perusahaan tambang maupun perkebunan di Kabupaten Paser mengurus pindah domisili, jumlahnya itu bisa sampai ribuan jiwa, bahkan bisa ribu lebih dari sepuluh ribu jiwa," pungkas Isnaini. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.