Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 1.000 siswa kelas 12 penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang berstatus yatim-piatu di Jakarta Barat mengikuti pelatihan (try out) gratis pada Rabu sebagai upaya mempersiapkan untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi.
Program yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah ini adalah mempersiapkan para siswa menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menuju perguruan tinggi impian.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Komisi E, Dessy C. Sari di Jakarta mengapresiasi Pemerintah Kota Jakarta Barat yang menyelenggarakan program tersebut. Sedangkan Pemerintah Kota Jakarta Timur telah lebih dulu meluncurkan program itu pada Oktober 2025.
"Lewat program ini, pemerintah menghadirkan keadilan dan kesetaraan di bidang pendidikan,” kata Dessy.
Dessy juga mengapresiasi pihak pelaksana kegiatan yang telah memastikan seluruh rangkaian "try out" berjalan profesional dan memberikan kepuasan bagi para peserta.
Menurut dia, dedikasi dan kualitas pelaksanaan yang baik itu membangun kepercayaan diri para peserta dalam menghadapi UTBK.
Menurut dia, program ini menjadi simbol bahwa Jakarta berupaya menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
"Harapannya, langkah ini semakin diperluas sehingga tidak ada lagi anak Jakarta yang kehilangan kesempatan meraih cita-cita hanya karena keterbatasan biaya," katanya.
Program itu merupakan tindak lanjut rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang disampaikan dalam peluncuran perdana di Jakarta Timur pada 21 Oktober 2025.
Pramono berharap program ini dapat berkelanjutan dan dilaksanakan di seluruh wilayah Jakarta.







