Gebrakan IPTI: Mahasiswa Wajib Sertifikasi Cambridge demi Tembus Pasar Global
Budi Sam Law Malau February 11, 2026 09:30 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Industri pariwisata tanah air kedatangan pemain baru dengan ambisi global.

Institut Pariwisata Tedja Indonesia (IPTI) resmi melakukan Grand Opening di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (11/2/2026), dengan membawa standar pendidikan yang tak main-main.

Yakni mewajibkan sertifikasi internasional sejak bangku kuliah.

Di bawah naungan Yayasan Menara Bhakti—pengelola Universitas Mercu Buana yang berpengalaman lebih dari 40 tahun—IPTI hadir untuk mencetak inovator pariwisata yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga unggul dalam komunikasi internasional.

Sertifikasi Cambridge: Syarat Mutlak Magang dan Lulus

Berbeda dengan kampus pariwisata pada umumnya, IPTI menerapkan strategi internasionalisasi yang agresif.

Kampus ini mengintegrasikan pembelajaran bahasa Inggris berbasis Cambridge ke dalam kurikulum intinya.

Rektor IPTI, Dr. Ariani Kusumo Wardhani, menegaskan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar pelengkap, melainkan prasyarat wajib.

Baca juga: Termasuk UI, Ini Daftar 23 Kampus yang Digandeng Pemkot Depok, Calon Mahasiswa Bisa Dapat Beasiswa

"Mahasiswa harus memperoleh sertifikasi internasional Cambridge sebagai syarat magang industri dan kelulusan. Ini adalah langkah terukur agar lulusan kami memiliki daya saing global," tegasnya.

Dalam visi "Empowering Future Innovators in Tourism & Hospitality", IPTI mendobrak sekat-sekat keilmuan tradisional.

Dr. Ariani menjelaskan bahwa lulusan pariwisata masa kini harus menguasai lintas disiplin.

Kurikulum di IPTI memperkuat program studi Hospitality dengan sentuhan:

  • Bisnis Digital: Menjawab tantangan disrupsi teknologi di sektor wisata.
  • Public Relations: Membangun kemampuan komunikasi strategis dan citra destinasi.
  • Keberlanjutan (Sustainability): Fokus pada pelestarian budaya dan lingkungan sebagai aset jangka panjang.

Menjaga Wajah Bangsa di Panggung Dunia

Ketua Yayasan Menara Bhakti, Nurani Pujiastuti, menyebut bahwa IPTI dirancang untuk menjadi "wajah" Indonesia.

Meski berstandar global, kurikulum tetap berakar kuat pada kearifan lokal.

"Kami ingin melahirkan SDM yang profesional, beretika, dan mampu membawa nilai-nilai lokal Indonesia ke panggung global," ujar Nurani.

Baca juga: Tingkatkan Semangat Hidup, Mahasiswa LSPR Institut Bekasi Ajak Lansia di Duren Sawit Jakarta Senam

Komitmen ini didukung dengan fasilitas praktik berstandar industri internasional yang diresmikan bersamaan dengan acara Grand Opening.

Dengan ekosistem yang kolaboratif bersama mitra industri dan pemerintah, IPTI memposisikan diri sebagai pusat inovasi yang siap melahirkan generasi baru pemimpin industri pariwisata berkelanjutan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.