Drone Sprayer Senilai Rp 1 M Untuk Petani Mojokerto Diserahkan Bupati Gus Barra ke 4 Poktan
Dyan Rekohadi February 11, 2026 10:32 PM

 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Pertanian dengan memanfaatka terknologi terbaru merupakan keniscayaan di Kabupaten Mojokerto.

Tak lama lagi alat drone khusus pertanian bakal banyak terbang di persawahan di Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa Drone Sprayer untuk kelompok tani (Poktan) di Kabupaten Mojokerto, (Jatim), Rabu (11/2/2026).  

Bantuan berupa 4 Drone Sprayer senilai Rp1,06 miliar dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI tersebut disalurkan untuk empat kelompok tani. 

Baca juga: Ibu Kota Kabupaten Mojokerto Segera Pindah ke Mojosari, Menunggu Restu DPRD

 

4 Drone bagi 4 Kelompok Tani

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa menjelaskan bantuan untuk meningkatkan produktifitas hasil panen petani yang turut berkontribusi dalam ketahan daerah maupun nasional. 

Adapun 4 Kelompok Tani penerima bantuan di antaranya Poktan Tani Mulyo Desa Wunut Mojoanyar, Poktan Tani Jaya Desa Madureso Dawarblandong, Poktan Tani Mulyo Desa Banyulegi Dawarblandong dan Poktan Sejahtera III Desa Balongwono Trowulan yang sekaligus menerima bantuan genset pendukung.

"Ketahanan pangan fondasi kesejahteraan masyarakat, teknologi seperti drone sprayer kita ingin memastikan petani dapat bekerja lebih cepat, aman dan lebih hemat. Maka, hasil pertanian meningkat dan pendapatan petani naik," ujar Bupati Gus Barra, Rabu (11/2/2026). 


Gus Barra menyebut, pemanfaatan teknologi seperti Drone Sprayer mempermudah pekerjaan petani sekaligus dapat mendorong para pemuda untuk berkecimpung di sektor pertanian. 

"Apabila dikerjakan manual membutuhkan waktu seharian kalau menggunakan drone cukup hitungan menit, tentu sangat menghemat waktu dan biaya operasional bagi para petani," bebernya.

Baca juga: Cegah Wabah PMK di Mojokerto, Paramedik Veteriner Gencarkan Vaksinasi Hewan Ternak

Lebih Aman bagi Kesehatan Petani

Menurut Gus Barra, pemanfaatan Drone Sprayer lebih aman bagi kesehatan petani dibandingkan penyemprotan manual. 

Petani tidak lagi memanggul tangki semprot yang berat dapat  mengurangi paparan bahan kimia.

"Keselamatan dan kesehatan petani prioritas utama," jelasnya.

Sesuai namanya, Drone Sprayer yang digunakan untuk pertanian ini bekerja untuk penyemprotan pestisida, pupuk cair, dan herbisida secara efisien.

Drone akan terbang di atas permukaan sawah atau tanaman untuk melakukan penyemprotan.

Alat ini diklaim dapat meningkatkan produktivitas dengan kapasitas tangki 10L-40L, mampu menyemprot 1-1,5 hektar dalam 20 menit, serta mengurangi paparan bahan kimia pada petani. 


Bupati Mojokerto menambahkan, dirinya berharap Poktan dapat memanfaatkan bantuan ini secara optimal dan bertanggung jawab. 

Terpenting, dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya petani di Bumi Majapahit.

"Produktivitas pertanian semakin meningkat, hasil panen semakin baik dan kesejahteraan petani beserta keluarganya terus meningkat," tukasnya. (don)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.