Grid.ID- Film animasi terbaru asal China bertajuk Three Kingdoms: Starlit Heroes siap menyapa penonton Tanah Air. Sembari menantikan penayangan perdananya di Indonesia, simak dulu sinopsis filmThree Kingdoms: Starlit Heroes berikut.
Film ini dijadwalkan tayang mulai 18 Februari 2026 di bioskop Indonesia. Mengangkat latar akhir Dinasti Han Timur, film ini menyuguhkan potret zaman penuh kekacauan dan pergolakan politik.
Sosok sentral yang diangkat adalah Cao Cao, tokoh legendaris dalam sejarah Tiga Kerajaan. Melalui pendekatan animasi epik, penonton diajak menyelami konflik kekuasaan dan pencarian jati diri. Berikut ulasan lengkap sinopsis film Three Kingdoms: Starlit Heroes, sebagaimana dikutip dari Mydramalist, Rabu (11/2/2026).
Sinopsis Film Three Kingdoms: Starlit Heroes
Cerita dibuka pada masa-masa akhir Dinasti Han Timur ketika dunia berada dalam kondisi kacau. Kekuasaan pusat melemah, pemberontakan muncul di berbagai wilayah, dan para panglima perang saling berebut pengaruh.
Di tengah situasi tersebut, muncul sosok Cao Cao yang tampil sebagai figur ambisius sekaligus strategis. Ia terlibat dalam perlawanan terhadap Dong Zhuo, tokoh yang dikenal kejam dan memanfaatkan kekuasaan istana demi kepentingan pribadi. Pertarungan melawan Dong Zhuo menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Cao Cao membangun reputasinya.
Bagian penting dalam film ini adalah keputusan Cao Cao menyambut Kaisar Liu Xie. Langkah tersebut bukan sekadar tindakan politik, melainkan strategi untuk memperkuat legitimasi kekuasaan.
Cao Cao kemudian terlibat dalam Pertempuran Guandu melawan Yuan Shao. Pertempuran ini menjadi momen krusial yang mengukuhkan namanya sebagai salah satu pahlawan terbesar pada masanya. Dalam konflik tersebut, kecerdikan taktik dan keberanian menjadi kunci keberhasilannya.
Hubungan dan interaksi dengan tokoh-tokoh seperti Yuan Shao dan Liu Xie memperlihatkan dinamika politik yang kompleks. Setiap keputusan yang diambil Cao Cao membentuk arah sejarah dan menentukan posisinya di tengah pusaran kekuasaan.
Tidak hanya menampilkan peperangan, film Three Kingdoms: Starlit Heroes juga menggali sisi filosofis karakter utama. Cao Cao digambarkan merenungkan pertanyaan mendasar tentang eksistensinya seperti dari mana ia berasal, apa misinya, dan bintang mana di langit yang mewakili dirinya.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi benang merah perjalanan batin sang tokoh. Film ini mencoba menghadirkan dimensi humanis di balik figur yang kerap dianggap kontroversial dalam sejarah Tiga Kerajaan.
Melalui pilihan dan tindakannya, Cao Cao perlahan menemukan jawaban atas takdirnya. Ia tidak hanya digambarkan sebagai jenderal perang, tetapi juga sebagai individu yang bergulat dengan ambisi, tanggung jawab, dan identitas diri.
Sebagai film animasi produksi China, karya ini memadukan elemen sejarah dan dramatik dengan visual yang kuat. Format animasi memungkinkan adegan peperangan besar ditampilkan secara spektakuler sekaligus artistik.
Dalam daftar pengisi suara, Tan Jian Ci dipercaya mengisi suara karakter Cao Cao. Perannya menjadi elemen penting dalam menghidupkan sosok pemimpin yang kompleks dan penuh lapisan emosi.
Bagi penikmat kisah sejarah Tiga Kerajaan, sinopsis film ini menunjukkan bahwa Three Kingdoms: Starlit Heroes tidak sekadar menyajikan konflik militer. Film ini juga menyoroti perjalanan batin seorang tokoh besar di tengah zaman penuh gejolak.
Saksikan Three Kingdoms: Starlit Heroes mulai 18 Februari 2026 di CGV. Film ini menawarkan interpretasi baru tentang Cao Cao, seorang pahlawan, pemimpin, sekaligus manusia yang mencari makna hidupnya.