Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Panen raya padi varietas PS-08 di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (11/2/2026), menjadi ajang pembuktian keunggulan bibit padi organik tersebut dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Kegiatan yang digagas Yayasan Bhakti Bela Negara itu dihadiri Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pangan, Irna Narulita Dimyati.
Padi organik PS-08 merupakan varietas padi unggul hasil pengembangan Yayasan Bhakti Bela Negara yang dikenal tangguh, hemat benih, dan produktif, dengan rata-rata hasil 8–12 ton per hektare.
Baca juga: Kisah Bayi Dewi di Wirasinga: Lahir di Mobil Kades hingga ke Pelukan Bupati Pandeglang
Irna mengapresiasi inisiatif pengembangan padi varietas PS-08 yang dinilai memiliki produktivitas tinggi dibandingkan varietas pada umumnya.
Menurut Irna, padi organik PS-08 mampu menghasilkan hingga 10 ton per hektare. Selain itu, dalam satu tahun petani dapat melakukan tiga hingga empat kali masa tanam.
"Biasanya menanam padi membutuhkan empat batang, tetapi pada varietas organik PS-08 ini cukup satu batang saja. Bahkan, anakan yang dihasilkan bisa mencapai hingga 75 batang," ujarnya saat ditemui di lokasi panen raya.
"Dan hasil panennya bisa mencapai 10 ton dalam setiap hektare sawah. Tak hanya itu, jenis padi ini bisa tiga sampai empat kali tanam dalam setahun," sambungnya.
Ia berharap inovasi penanaman padi organik ini dapat dikembangkan dan diterapkan secara luas, tidak hanya di Pandeglang, tetapi juga di seluruh Indonesia.
"Harapan kami, padi varietas organik ini bisa ditanam di 38 provinsi di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional," katanya.
Di tempat yang sama, Pembina Yayasan Bhakti Bela Negara, Seno Aji, mengatakan bahwa varietas padi PS-08 memiliki sejumlah keunggulan.
Keunggulan benih PS-08 di antaranya masa tanam yang relatif lebih singkat, bulir padi lebih padat, serta memiliki ketahanan terhadap hama.
"Tahan juga terhadap cuaca, dan dalam satu hektare lahan bisa menghasilkan padi sebanyak 8 ton gabah," pungkasnya.