Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Riyan Ardiansyah dan Ahmad Mujtaba Ilham dipastikan berseragam Persebaya Surabaya untuk putaran kedua Super League 2025/2026.
Ini menjadi rekrutan pemain lokal pertama era Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
Dua pemain ini direkrut di menit-menit akhir penutupan bursa transfer.
Riyan Ardiansyah merupakan penyerang sayap kanan berusia 29 tahun yang terakhir membela Malut United.
Sementara Ahmad Mujtaba Ilham merupakan bek sayap kiri 18 tahun yang dipromosikan dari tim junior Persebaya.
Ilham merupakan jebolan Persebaya U-20 dari tim internal PSAL.
"Kami butuh kompetisi di dalam skuad kami. Jika dilihat, banyak pemain lokal yang keluar dan tidak ada yang datang," kata Bernardo Tavares setelah latihan tim di Lapangan ABC Kompleks Stadion GBT Surabaya, Rabu (11/2/2026).
Era Bernardo Tavares, Persebaya melepas tiga pemain lokal, Kadek Raditya, Rizky Dwi Pangestu, dan Rendy Oscario.
Menariknya, Riyan Ardiansyah didatangkan Persebaya setelah di tim lamanya, Malut United tidak dimainkan.
Baca juga: Persebaya vs Bhayangkara FC, Bajul Ijo Tampil Pincang Tanpa Sederet Pemain Kunci
Bahkan, Riyan Ardiansyah sejak didatangkan Malut United awal musim ini tidak sekalipun mendapat kesempatan bermain.
Hanya masuk daftar susunan pemain lima pertandingan.
"Tapi saya kenal Riyan dari PSIS Semarang di mana dia memainkan banyak pertandingan di sana," terang Bernardo Tavares.
"Jadi itu adalah solusi yang baik bagi kami, kami mendatangkan pemain yang punya lebih banyak pengalaman," tambahnya.
Baca juga: 4 Legiun Asing Baru Persebaya Telah Jalani Debut, Bernardo Tavares Yakin Pemain Terus Berkembang
Sementara mengenai perekrutan Ilham, Bernardo Tavares menyebut itu bagian komitmennya memberi ruang pemain akademi Persebaya.
"Kami membawa beberapa pemain dari akademi. Beberapa lainnya ikut berlatih. Ini agar para pemain akademi melihat bahwa kami selalu mencoba memantau pertandingan U-20, U-18, dan U-16 untuk melihat siapa yang memiliki potensi lebih baik untuk dikembangkan di tim utama," tegas Bernardo Tavares.
Tidak hanya mempromosikan pemain muda, mantan pelatih PSM Makassar itu menyebut tidak ragu memberi kesempatan pemain muda tampil di pertandingan.
"Jika menunjukkan di latihan bahwa dia punya keinginan, dia berjuang, dia mencoba berkembang, maka kami memberikan kesempatan," pungkasnya.