TRIBUNBEKASI.COM– Warga Kota Bekasi kini punya bus layanan angkutan umum milik Pemerintah Kota Bekasi.
Layanan ini dinamai Trans Bekasi Keren atau akrab disebut Trans Beken.
Bus layanan angkutan umum milik Pemerintah Kota Bekasi resmi beroperasi mulai Selasa (10/2/2026).
Peresmiannya kala itu disambut oleh aksi demo ratusan sopir angkot yang merasa teranam dengan keberadaan Tran Beken.
Demi merebut hati warga kota Bekasi agar menggunakan transportasi umum milik Pemkot Bekasi ini, masyarakat bisa menggunakan layanan ini tanpa dipungut biaya alias masih gratis untuk sementara.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, Trans Beken melayani rute Terminal Bekasi–Harapan Indah dan sebaliknya dengan total 47 titik pemberhentian.
“Pada rute Terminal Bekasi menuju Harapan Indah, Trans Bekasi melayani 31 titik henti, sementara pada rute Harapan Indah menuju Terminal Bekasi tersedia 16 titik henti,” ujar Tri, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, penempatan titik henti sudah disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Mulai dari kawasan permukiman, pusat aktivitas warga, hingga ruas jalan utama dilalui armada ini.
Dengan sebaran titik henti tersebut, Pemkot Bekasi berharap layanan ini mudah diakses masyarakat dari berbagai kawasan.
Lintasan Terminal Bekasi–Harapan Indah memiliki panjang total 30,1 kilometer untuk perjalanan pulang pergi.
Rinciannya:
Terminal Bekasi ke Harapan Indah menempuh jarak sekitar 18,7 kilometer dengan estimasi waktu 41 menit.
Harapan Indah ke Terminal Bekasi berjarak sekitar 11,4 kilometer dengan estimasi waktu 24 menit.
Secara keseluruhan, waktu tempuh perjalanan pulang pergi diperkirakan sekitar 1 jam 5 menit, tergantung kondisi lalu lintas dikutip dari kompas.com
Untuk arah Terminal Bekasi menuju Harapan Indah, Trans Beken melintasi:
Terminal Bekasi – Bulak Kapal – Jalan Chairil Anwar – Cut Mutia – Ahmad Yani – Sudirman – Sultan Agung – Harapan Indah.
Sedangkan arah sebaliknya, Harapan Indah menuju Terminal Bekasi, bus melintasi:
Jalan Sultan Agung – Pemkot Bekasi – Stasiun Bekasi – Lapangan Multiguna – Terminal Bekasi.
Saat ini, sebanyak sembilan armada disiapkan untuk melayani penumpang di koridor tersebut.
Tri menyampaikan, pada masa awal operasional, layanan Trans Bekasi Keren masih digratiskan.
“Pada masa awal operasional, layanan Trans Bekasi diupayakan dapat digunakan oleh masyarakat secara luas. Oleh karena itu, layanan ini masih digratiskan agar warga dapat mencoba dan merasakan langsung manfaat transportasi publik,” jelasnya.
Dengan hadirnya Trans Beken dan 47 titik henti di sepanjang rute, Pemkot Bekasi berharap masyarakat memiliki alternatif transportasi yang lebih mudah dijangkau serta menunjang mobilitas harian warga Kota Bekasi.