Kondisi Terkini Gunung Karangetang di Sitaro, Ada Aktivitas Kegempaan dan Terdengar Suara Gemuruh
Alpen Martinus February 12, 2026 09:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah aktivitas kegempaan gunung api Karangetang, Pulau Tagulandang, kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara masih terekam.

Hingga saat ini tingkat aktivitas gunung Karangetang masih pada level II Waspada.

Berdasarkan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Karangetang yang dilaporkanan Umar Syarif petugas pos pantau gunung Karangetang periode 11-02-2026 00:00-24:00 WITA, secara visual gunung terlihat jelas.

Baca juga: Kondisi Terkini Gunung Karangetang Siau Sitaro Kamis 5 Januari 2026 Pagi, Masih Level II Waspada

Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50-100 m di atas puncak kawah. 

Untuk catatan kegempaan 

1. Hembusan
(Jumlah : 55, Amplitudo : 7-50 mm, Durasi : 11-51 detik)

2. Tremor Non-Harmonik
(Jumlah : 4, Amplitudo : 10-20 mm, Durasi : 49.4-80.4 detik)

3. Tremor Harmonik
(Jumlah : 7, Amplitudo : 5-30 mm, Durasi : 28.2-60.5 detik)

4. Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 1, Amplitudo : 6 mm, Durasi : 5.8 detik)

5. Vulkanik Dalam
(Jumlah : 1, Amplitudo : 30 mm, S-P : 1.3 detik, Durasi : 11.9 detik)

6. Tektonik Jauh
(Jumlah : 4, Amplitudo : 15-50 mm, S-P : 19.9-23.5 detik, Durasi : 50.5-93.2 detik)

Juga sempat terdengar suara gemuruh sedang-kuat.

Untuk itu direkomendasikan masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah selatan barat daya sejauh 2.5 km. 

Mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama kesektor selatan, tenggara, barat dan barat daya. 

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.