TRIBUNWOW.COM - Sholat Tarawih merupakan sholat sunnah muakkad yang sangat dianjurkan yang dilaksanakan khusus pada bulan Ramadhan, yaitu setelah melaksanakan Sholat Isya.
Shalat ini merupakan bagian dari qiyamul lail (shalat malam) yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Meskipun sholat tarawih lebih dianjurkan dilakukan secara berjamaah, namun jika ada halangan, pelaksanaannya sendiri di rumah juga diperbolehkan dan tetap mendapatkan pahala yang besar.
Namun demikian, masih banyak orang yang merasa bingung tentang bagaimana cara melaksanakan sholat Tarawih beserta niatnya ketika dilakukan secara sendiri.
Untuk itu, hal ini perlu dipahami lebih lanjut agar sholat tarawih dapat dijalankan dengan benar dan penuh kekhusyukan.
Baca juga: Bacaan Niat Sholat Witir dan Doa Setelahnya, Dilengkapi dengan Latin dan Terjemahannya
Niat merupakan salah satu rukun sholat, sehingga tanpa niat, sholat tidak sah. Lafal niat Sholat Tarawih sendiri adalah sebagai berikut :
أَصَلَّى سُنَّةَ النَّ رَا وِي حِ رَكَعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ :Arab أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Us halli sunnatat tarāwīhi rak’at ayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta’ālā.
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT.”
Bagi yang ingin melaksanakan lebih dari dua rakaat, niat dapat disesuaikan dengan jumlah rakaat yang akan dilakukan. Sebagai contoh, untuk pelaksanaan empat rakaat :
نَوَيْتُ صَلَاةَ التَّرَاوِيحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shalatal tarawih arba’a raka’atin lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat sholat Tarawih empat rakaat karena Allah Ta’ala.”
Niat ini diucapkan dalam hati atau bisa juga diucapkan dengan suara pelan sebelum memulai sholat tarawih.
1.Menyiapkan diri dengan wudhu dan pakaian bersih : sama seperti sholat pada umumnya, pastikan diri dalam keadaan suci dari hadas dan tidak terkena najis sebelum memulai pelaksanaan sholat Tarawih.
2. Pastikan sudah melaksanakan sholat isya’ sebelumnya
3. Membaca niat sebelum takbiratul ihram : tentukan niat sholat Tarawih sesuai dengan jumlah rakaat yang akan dijalankan.
4. Melaksanakan sholat dengan penuh khusyuk : sholat tarawih dilakukan dengan cara yang sama seperti sholat sunnah pada umumnya, yaitu dengan pola dua rakaat satu kali salam.
Bagi yang ingin melaksanakan delapan rakaat, dapat melakukannya dengan mengulang pola dua rakaat sebanyak empat kali. Untuk lebih detailnya sebagai berikut :
5. Melaksanakan sholat witir setelah tarawih : sholat witir disunnahkan dilaksanakan setelah menyelesaikan sholat tarawih, dengan jumlah rakaat ganjil, salah satu contohnya adalah tiga rakaat.
(Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret, Ratna Desti Astuti/TribunWow.com, Elfan Nugroho)