TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Situbondo, Rabu (11/2/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Umum Apkasi, Bursah Zarnubi, kepada Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, di Pendopo Pati Alos, Besuki.
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah serta satu truk berisi kebutuhan rumah tangga. Bantuan ini diperuntukkan bagi warga terdampak banjir yang melanda sembilan desa di lima kecamatan.
Baca juga: Gubernur Jatim Tinjau Banjir Situbondo, Siapkan Normalisasi Sungai Lubawang
Bursah menjelaskan, Apkasi merupakan wadah bagi 416 pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia. Menurutnya, solidaritas antardaerah menjadi prinsip utama organisasi tersebut, terutama saat terjadi bencana.
“Setiap ada masalah, kami membangun rasa solidaritas dan kepedulian, terutama bagi kabupaten yang mengalami bencana,” ujar Bursah.
Ia mencontohkan, sebelumnya Apkasi juga berkoordinasi membantu daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan skema gotong royong antaranggota.
Bursah mengungkapkan, saat penanganan bencana di Sumatra Utara masih berlangsung, Situbondo juga dilanda bencana. Ia menyebut nilai kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp190 miliar.
Baca juga: Banjir Situbondo Rusak Infrastruktur, Kerugian Ditaksir Capai Rp 5,2 Miliar
“Total kerugiannya yang mencapai sebesar Rp190 miliar itu sangat besar sekali,” katanya.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi uang tunai, peralatan dapur, perlengkapan rumah tangga, serta kebutuhan sekolah bagi warga terdampak.
“Meski tidak banyak, mudah-mudahan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat. Kalau ada rezeki lagi, kami akan kirim tambahan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bursah juga menyampaikan rencana untuk mendorong kebijakan fiskal khusus bagi daerah yang rentan bencana. Ia menyatakan akan berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan terkait perlakuan anggaran yang lebih fleksibel.
“Kami akan minta perlakuan khusus, terutama untuk kejadian insidental seperti bencana. Kalau perlu, dianggarkan dalam perubahan APBD tahun ini,” katanya.
Menurutnya, langkah ini penting agar daerah terdampak bisa lebih cepat melakukan pemulihan, termasuk pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.
Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyatakan pemerintah daerah telah mengambil sejumlah langkah penanganan darurat, termasuk menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada warga terdampak.
Baca juga: Pemprov Jatim Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Situbondo
“Kami sudah memberikan bantuan untuk kebutuhan masyarakat terdampak. Selain itu, kami juga mengajukan bantuan ke provinsi dan pemerintah pusat untuk perbaikan infrastruktur dan sektor pertanian,” ujar Rio.
Ia berharap dukungan Apkasi dapat memperkuat dorongan kebijakan afirmatif bagi Situbondo, terutama dalam pemulihan jalan, jembatan, rumah sakit, hingga fasilitas pendidikan dan keagamaan yang terdampak banjir.
“Harapannya, masyarakat bisa segera kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkasnya.