Breaking News, Warga Serbu Pasar Murah Jelang Ramadan 2026 di Tarakan, Harga Telur Turun
Amiruddin February 12, 2026 12:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Gerakan Pangan Murah (GPM) jelang puasa Ramadan 2026 yang digelar di halaman Masjid Almaarif, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara atau Kaltara, pada Kamis (12/2/2026), disambut antusias warga.

Tampak antrean warga mengular dibagi tiga barisan, sejak pagi pukul 08.00 WITA. 

Sejumlah kebutuhan pokok seperti telur, gula, minyak goreng hingga bawang merah dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran. 

Salah seorang warga Tarakan, Ibu Ani, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, terlebih menjelang Ramadan 1447 H.

Bulan puasa Ramadan 2026 memang tinggal menghitung hari.

 

Ibu Ani, warga Tarakan saat diwawancarai media usai GPM
GERAKAN PANGAN MURAH - Ibu Ani, warga Tarakan saat diwawancarai media usai GPM jelang puasa Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan Gerakan Pangan Murah berlangsung di Masjid Al-Maarif Tarakan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH

 

Baca juga: Pengendalian Harga Sembako Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Tarakan Gelar Gerakan Pangan Murah

 

Belum lama ini, organisasi Islam yakni Muhammadiyah telah tetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu 18 Februari 2026.

Sementara Pemerintah, terlebih dahulu akan lakukan sidang isbat sebelum tetapkan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah, pada Selasa 17 Februari 2026 pekan depan.

“Harga telur di sini Rp 58.000 per piring, kalau di luar biasanya Rp 62.000 per piring.

Selisihnya Rp 4.000, lumayan sekali,” ujar Ibu Ani, saat ditemui di lokasi Gerakan Pangan Murah.

Ia mengungkapkan, biasanya membeli telur di kawasan belakang Al-Maarif.

Informasi adanya Gerakan Pangan Murah ini pun ia dapatkan dari grup percakapan.

“Tahu ini informasi dari  grup.

Jadi langsung datang sendiri ke sini,” kata Ani.

Selain telur, Ibu Ani juga membeli bawang merah yang dijual seharga Rp 30.000 per kilogram. 

Menurutnya, harga tersebut tergolong sangat murah dengan kualitas bawang yang cukup bagus.

 

Baca juga: Stabilkan Harga Pasar, Gerakan Pangan Murah Digelar Setiap Hari di Tarakan, TNI dan Polri Mobile 

 

“Murah sekali, bawangnya juga besar-besar dan bagus. 

Biasanya saya tidak pernah beli segitu karena mahal,” ucapnya.

Tak hanya itu, gula pasir di GPM dijual seharga Rp 12.000 per kilogram, lebih murah dibandingkan harga pasar yang biasanya mencapai Rp 14.000 hingga Rp 15.000.

“Selisihnya ada Rp 2.000 sampai Rp 3.000.

Bisa dialihkan ke kebutuhan lain,” tambahnya.

Sementara untuk minyak goreng merek Minyak Kita, Ibu Ani menyebut harga di Gerakan Pasar Murah jauh lebih terjangkau dibandingkan di pasaran.

“Di luar biasanya Rp 20.000, di sini jauh lebih murah.

Sangat membantu,” katanya.

Ia berharap kegiatan Gerakan Pasar Murah dapat digelar lebih sering, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Harapannya sering-sering diadakan, apalagi kalau mau lebaran nanti,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan, bahan pokok yang dibelinya cukup untuk beberapa hari ke depan, terutama telur yang menjadi salah satu kebutuhan utama keluarganya.

“Kalau semua ya tidak lama, soalnya anak kecil suka telur,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.