Mobil Pikap Muat Bahan Kimia Terbakar Saat Lewat Depan Mako Gegana Brimob Surabaya
Titis Jati Permata February 12, 2026 11:32 AM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Polda Jatim memastikan tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden terbakarnya muatan bahan kimia mobil pikap yang melintas tepat  depan Markas Komando (Mako) Gegana, Satbrimob Polda Jatim, Surabaya, Jalan Gadukan Rukun, Morokrembangan, Krembangan, Surabaya, pada Selasa (10/2/2026) malam.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast memastikan, tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden tersebut.

Baca juga: Duduk Perkara Kecelakaan Maut Ibu dan Anak WNI di Singapura, Ternyata Korban adalah Alumnus UI

Bahkan, mengenai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang yakni Anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Sampai saat ini tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material masih dalam proses pendataan," ujarnya saat ditemui awak media di Lobby Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, pada Rabu (11/2/2026).

Kronologi Kejadian

Mengenai kronologi kejadian tersebut, Jules menerangkan sebagi berikut.

  • Mobil pikap jasa angkutan barang online bernopol L-9103-CH mengangkut barang berupa pipa paralon berukuran pendek dan sejumlah barang kecil lainnya, sekitar pukul 17.30 WIB.
  • Mobil pikap yang dikemudikan sopir berinisial AN di kawasan Jalan Gresik Gadukan
  • Di tengah jalan sopir mendengar suara ledakan dari bagian belakang bak muatan.
  • Insiden tersebut diketahui beberapa anggota Brimob yang sedang berdinas di markas dekat lokasi.
  • Anggota Brimob yang berada di sekitar lokasi segera melakukan pengamanan area dan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan pemadaman.

"Polisi mengamankan pengemudi dan kendaraan untuk dimintai keterangan, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan mengamankan barang bukti guna memastikan penyebab kebakaran," jelasnya.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Mengenai dugaan penyebab kebakaran muatan dalam bak mobil tersebut, Jules mengungkapkan, pihaknya dalam hal ini Anggota Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melakukan penyelidikan.

"Kami pastikan situasi di sekitar lokasi kejadian aman dan terkendali. Proses penanganan lebih lanjut ditangani oleh Polres Tanjung Perak Surabaya, saat ini penyelidikan sedang berjalan secara profesional dan transparan," katanya.

Oleh karena itu, Jules mengimbau masyarakat tidak berspekulasi secara liat mengenai penyebab kebakaran, selama penyelidikan yang dilakukan pihak Kepolisian sedang bergulir.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu kebenarannya. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan secara resmi," pungkasnya.

Cerita Sopir Mobil

Sebelumnya, sopir mobil AN menceritakan, dirinya baru menyadari muatan di bak mobilnya terbakar setelah diteriaki pengendara lain yang melihat kepulan asap putih disertai kemunculan api. 

Sebenarnya, muatan bak mobil pikapnya berisi beberapa kaleng yang berisi potongan pipa yang diperoleh dari sebuah pabrik olahan mi kawasan Jalan Nilam dengan tujuan Jalan Dukuh Kupang.

"Tadi setelah diberi tahu kalau ada asap, saya langsung berhenti. Tapi setelah saya turunkan ternyata barang yang ada dalam kaleng itu meledak," ujarnya pada awak media di lokasi, pada Selasa (10/2/2026).

Proses Pemadaman Kebakaran

Kemudian, Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani mengatakan, muatan dalam bak mobil pikap yang terbakar tersebut diduga bahan kimia.

Kemudian, proses pemadaman dilakukan oleh petugas pemadam dengan menyemprotkan cairan busa pemadam (Foam).

"Mobil itu bermuatan bahan kimia, seperti karbit. Karena saat terkena air banyak mengeluarkan asap," ujar Rini kepada awak media di lokasi. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.