Jakarta (ANTARA) - Puskesmas Pembantu Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, segera menempati gedung baru setelah selama tujuh tahun beroperasi di lokasi sewaan.
Kepala Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, Komarunisa mengatakan, pembangunan gedung Puskesmas Pembantu Gedong saat ini telah memasuki tahap akhir dan siap digunakan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
"Selama ini kita sempat tujuh tahun menyewa tempat, bahkan sempat berpindah-pindah, termasuk di depan kantor kelurahan," katanya di Jakarta Timur, Kamis.
Komarunisa menjelaskan, keterbatasan lahan menjadi kendala utama pembangunan gedung Puskesmas Pembantu Gedong. Akibatnya, pelayanan kesehatan harus dilakukan di lokasi yang tidak permanen.
Selain itu, lahan aset milik Dinas Pendidikan yang berada di belakang Kantor Kelurahan Gedong dihibahkan kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
Gedung Puskesmas Pembantu Gedong dibangun tiga lantai dan dirancang lebih representatif serta nyaman bagi masyarakat. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah tersebut.
"Alhamdulillah prosesnya sudah berjalan dan diakomodir. Insya Allah kami segera bisa melayani masyarakat langsung di gedung baru," ucap Komarunisa.
Usulan pembangunan gedung Puskesmas Pembantu Gedong sebelumnya diajukan warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan disetujui pada 2023.
Sementara itu, Camat Pasar Rebo Mujiono, berharap keberadaan gedung baru tersebut dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi warga Kelurahan Gedong.
"Sebelumnya pelayanannya di rumah tinggal. Insya Allah sebentar lagi pindah ke gedung baru. Kami harapkan dengan fasilitas yang lebih baik, pelayanan kepada masyarakat juga semakin maksimal," ucap Mujiono.
Dengan beroperasinya gedung baru ini, Puskesmas Pembantu Gedong diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih optimal, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.







