Polisi Buru Pencuri Laptop dan Ponsel di Hotel Mewah Kawasan Jakarta Pusat, Wajahnya Terekam CCTV
Muhammad Zulfikar February 12, 2026 04:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat kini tengah memburu pelaku pencurian laptop dan ponsel di sebuah hotel mewah di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Polisi telah mengantongi rekaman CCTV yang menunjukkan wajah pelaku dengan sangat jelas. Saat ini, penyidik sedang melakukan pendalaman untuk melacak pergerakan dan interaksi pelaku di area hotel.

Baca juga: Duduk Perkara WN China Dalang Pencurian 774 Kg Emas di Ketapang, Kuasa Hukum Bantah Klien Kabur

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengungkapkan, pihaknya kini sedang meminta tambahan rekaman CCTV dari berbagai titik di hotel tersebut untuk memperkuat penyelidikan.

"Kami masih mintakan CCTV yang kemudian selain yang di media itu. Kita kan mau lihat dia (pelaku) interaksi dengan siapa saja," ujar AKBP Roby saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026)

Pencurian ini terjadi pada Selasa (10/2/2026) lalu. Berdasarkan keterangan polisi, peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat korban tiba di Ruang Candi Kalasan Lantai 2 Hotel Sahid untuk mengikuti rapat dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Korban kemudian meletakkan tas hitam berisi satu unit laptop dan satu unit handphone di atas meja kerja.

Kondisi mulai berubah saat memasuki jam istirahat siang. Sekitar pukul 12.00 WIB, korban meninggalkan ruangan untuk makan siang, namun barang berharga tersebut tetap ditinggal di meja.

"Kemudian jam 12.50 WIB (korban) kembali, barang-barang tersebut sudah tidak ada. Jadi barang ditinggal selama kurang lebih 50 menit," jelas Roby.

Meski video wajah pelaku sudah viral di media sosial, polisi tidak ingin gegabah.

Fokus utama saat ini adalah memetakan apakah pelaku beraksi seorang diri atau memiliki rekan yang membantu di lapangan.

"Kami mau lihat dia interaksi dengan siapa saja (lewat CCTV)," tegasnya.

Baca juga: Polda Metro Bongkar Kasus Pencurian Kabel Grounding di Puluhan SPBU, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Terkait kerugian, Roby meluruskan korban melaporkan kehilangan satu unit handphone dan satu unit laptop dengan total nilai kerugian sekitar belasan juta rupiah.

Sejauh ini, pihak kepolisian telah menerima satu laporan resmi dari korban perorangan yang ikut dalam agenda rapat Kemenhub tersebut.

Polisi pun memberikan peringatan keras meskipun lokasi berada di kawasan bisnis Sudirman yang tergolong elit, kewaspadaan pribadi terhadap barang bawaan tetap menjadi hal yang utama.

"Nggak ada hubungan di tempat yang bagus tidak akan ada pencurian. Kalau lalai menaruh atau menyimpan barang, (pencurian bisa terjadi)," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.