Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dampak cuaca buruk, sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa satu unit mobil yang ditumpangi satu keluarga di Jalan Fetor Foenay, tepatnya di samping atas Polsek Maulafa, Kota Kupang, Kamis 12 Februari 2026 sekitar pukul 11.35 WITA.
Mobil yang tertimpa pohon tersebut adalah Honda Brio Satya nomor polisi DH 1447 HU yang dikemudikan oleh Mario Aleksander (28), warga Jalan Amabi RT 7 RW 3, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Pantauan POS-KUPANG.COM di lokasi menunjukkan aparat kepolisian bersama BPBD dan warga sekitar bergotong royong membersihkan sisa-sisa pohon yang tumbang.
Tampak, ruas jalan tersebut macet dan pihak kepolisian melakukan rekayasa lalulintas.
Selain itu, anggota BPBD dan kepolisian membersihkan sisa-sisa dahan pohon yang tumbang.
Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nur Alamsyah menjelaskan bahwa pohon tumbang akibat angin kencang dan menimpa kendaraan yang sedang melintas.
Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Mobil Pikap di Kawasan Gunung Timau
"Pohon itu tumbang dan menghantam satu mobil yang ditumpangi satu keluarga," ujar AKP Fery dilokasi kejadian.
Menurutnya, setelah menerima laporan, ia bersama anggota langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evakuasi serta pembersihan pohon tumbang.
"Saya juga meminta agar korban segera dibawa ke rumah sakit karena sang istri mengalami benturan di bagian bahu dan kepala," tambahnya.
AKP Fery mengatakan mobil tersebut bergerak dari arah Gereja Kaesarea menuju Kelurahan Bello.
Saat tiba di lokasi kejadian, pohon yang berada di sisi kanan jalan tiba-tiba tumbang dan menimpa bagian atas kendaraan mereka.
Baca juga: Pohon Tumbang di Jalan Trans Utara SoE-Kapan, Sempat Terjadi Antrean Panjang
Akibat insiden tersebut, kata AKP Fery mobil tersebut mengalami kerusakan berat pada bagian atas.
Selain itu, pengemudi mengalami luka lecet di siku, sedangkan istrinya mengalami luka memar di dahi dan bahu. Sementara anak mereka tidak mengalami luka.
Ia mengimbau masyarakat yang memiliki pohon berukuran besar dan berpotensi tumbang agar segera melakukan penebangan atau pemangkasan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.(rey)