4 Pelanggaran Aneh Persis Solo, Borneo FC, PSBS dan Dewa United Berbuah Denda Ratusan Juta Rupiah
Mulyadi Danu Saputra February 12, 2026 04:52 PM

 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali menjatuhkan hukuman dan sanksi denda uang terhadap sejumlah pemain dan klub di Liga Indonesia. 

Diumumkan secara terbuka melalui laman pssi.org pada Rabu malam 11 Februari 2026. Ada pun tim terkait telah dikirimi surat resmi.

Disebutkan, keputusan tersebut merupakan Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 21,22, 23, 27, dan 28 Januari 2026.

Total ada 38 punishment terhadap kontestan BRI Super League (kasta 1), Pegadaian Championship (kasta 2), Liga Nusantara (kasta 3) hingga Elite Pro Academy (EPA) U16, U18 dan U20 yang merupakan kompetisi tim junior klub Super League 2025-2026. 

Baca juga: Komdis PSSI Panen Rp 260 Juta dari Persebaya, Persija, PSIM dan Persita, Ada Sanksi Telat 114 Detik

Pelanggaran melilputi kehadiran suporter tim tamu yang  masih dilarang di Liga 2 Championship, pelemparan botol minuman oleh pendukung tim tuan rumah, pemukulan pemain hingga ofisial mengejar perangkat pertandingan (wasit dan asisten) lantaran tak puas atas keputusan mereka selama memimpin laga.

Selain itu, terdapat pelanggaran kecil dan kelalaian yang tak banyak diketahui pencinta sepak bola.

Lengkapnya berikut banjarmasinpost.co.id sajikan secara listicle.

1. Telat 105 detik berujung denda Rp 200 juta

Istilah time is money atau waktu adalah uang rupanya juga berlaku pada kompetisi sepak bola. Terutama pada BRI Super League 2025/2026.

Pada laga pekan ke-18 tanggal 23 Januari 2026, Persis Solo menjamu Borneo FC Samarinda di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah.

Kick off babak pertama on time pada pukul 20.00 WIB. 

Pertandingan berjalan lancar dipimpin wasit Eko Saputra dari Sumatera Barat.  

Paruh pertama skor 0-1. Gol dicetak Mariano Peralta menit ke-15.

Sejatinya, penonton di stadion dan pemirsa Indosiar tak menyadari ada kelalaian yang dilakukan kedua tim jelang babak kedua.

Tapi tim lapangan Komdis PSSI dan perangkat laga mencatat ada regulasi yang dilanggar Persis Solo dan Borneo FC.

"Jenis Pelanggaran: Terlambat memasuki lapangan pada babak kedua, sehingga membuat pertandingan babak kedua mundur selama 105 detik," begitu bunyi paparan Komdis PSSI.

"Keputusan: Denda Rp. 100.000.000," tegas Komdis PSSI.

Nahasnya kedua tim yang menanggung akibatnya. Masing-masing harus setor Rp 100 juta.

2. Terlambat kirim e-starlist bayar Rp 50 juta

Laga pekan ke-18 BRI Super League  Persib Bandung vs PSBS Biak digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 25 Januari 2026.

Semua tampak normal dan berjalan lancar.         

Laga berakhir 1-0 untuk kemenangan Maung Bandung. Gol dicetak Rosebergne da Silva menit ke-87.

Tim tamu bermain 10 orang sejak menit 56 seiring dikartumerahnya striker Heri Susanto pada menit ke-56.

Tapi Komdis PSSI mencatat PSBS lakukan pelanggaran berupa  terlambat mengumpulkan e-startlist. 

Alhasil, tim asal Papua itu didenda Rp 50.000.000,

Pengiriman e-starlist (daftar susunan pemain elektronik) atau Match Start List dalam sepak bola profesional umumnya harus dilakukan sebelum batas waktu yang ditentukan oleh panitia penyelenggara pertandingan (Match Commissioner/Media Officer).

Biasanya 60 hingga 90 menit sebelum kick-off. Setelah dikirim secara online, perwakilan tim (Manajer/Sekretaris Tim harus menandatangani salinan fisik match start list yang dicetak oleh Match Commissioner sebelum peluit pertama.

Untuk perubahan susunan pemain setelah e-starlist dikirim biasanya hanya diperbolehkan jika ada pemain cedera saat pemanasan, dengan syarat melapor kepada wasit sebelum pertandingan dimulai. 

3. Lalai sediakan kulkas harus setor Rp 40 juta

Dewa United Banten FC kalahkan Arema FC 2-0 pada laga pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium pada Senin, 26 Januari 2026.

Gol diborong Alex Martins menit ke-4 (penalti) dan menit ke-43, memanfaatkan umpan Alexis Messidoro.

Namun kemenangan itu diwarnai kelalaian atau pelanggaran oleh panitia penyelenggara pertandingan.

"Tidak menyediakan lemari pendingin di dalam ruang ganti kedua tim," sebut putusan Komdis PSSI.

"Keputusan: Denda Rp. 40.000.000," tegasnya.

4. Gara-gara mesin penyiram rumput

Dari pentas Pegadaian Championship 2025/2026, Panitia Pelaksana Pertandingan Persipura Jayapura vs PSS Sleman mendapat peringatan dari Komdis PSSI.

Uniknya tidak terkait langsung big match Grup 2/Grup Timur tersebut. 

Melainkan saat official training atau latihan resmi PSS sehari sebelum pertandingan di Stadion Lukas Enembe, Papua, tersebut.

Dipaparkan, pada Sabtu 24 Januari 2026, sebelum hari pertandingan, terjadi insiden cedera yang dialami oleh pemain tim tamu karena menabrak alat penyiram rumput lapangan atau spinkler.

Penulusuran banjarmasinpost.co.id, pemain nahas itu adalah bek muda Fadhilah Tegar Nur Aziz (20).

Akibat cedera tersebut, Tegar Aziz tak dimasukan pelatih Ansyari Lubis dalam susunan pemain lawan Persipura. 

Dia juga harus absen pada laga PSS kontra Barito Putera, di Stadion Maguwoharjo, Sabtu malam (31/1/2026) yang berakhir seri 0-0.

(Banjarmasinpost.co.id/mulyadi danu saputra

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.