Bali, Lombok, Jogja adalah destinasi favorit wisatawan mancanegara maupun domestik saat berbicara Indonesia. Sebetulnya masih banyak wilayah yang punya daya tarik lainnya.
Semisal di Sulawesi Tengah, wilayah ini jarang menjadi perbincangan sebagai tujuan berwisata di Indonesia. Padahal potensi wisatanya sama bagusnya seperti wilayah favorit di atas.
Kini dengan adanya rute charter direct flight Guangzhou-Palu (China Southern Airlines) dan Jakarta-Palu (Citilink) menjadi upaya untuk memperkenalkan pariwisata Indonesia dengan destinasi yang berbeda.
Melalui peluncuran rute tersebut di Kantor Kementerian Pariwisata, Rabu (11/2/2026). Anggota Komisi VII DPR RI, Putra Nababan, menyampaikan dari momentum ini bisa jadi corong baru untuk datangnya wisatawan ke Indonesia.
"Saya percaya bahwa terobosan-terobosan seperti ini di tahun 2026 akan dilakukan beberapa kali lagi. Kita melihat bahwa ini adalah jalur pariwisata yang sangat penting dan ini adalah satu langka cerdas, di mana selama ini Luwuk dan Palu belum tentu menjadi bahan pembicaraan di tingkat nasional," katanya.
"Ini adalah satu terobosan yang menurut saya perlu dilakukan di wilayah lainnya, khususnya wilayah-wilayah yang mungkin tidak menjadi perhatian media, perhatian pemerintah, DPR ataupun bahkan kalangan wisatawan. Sehingga ini membuka mata kita ada hidden gem yang perlu diketahui oleh wisatawan Nusantara dan mancanegara," Putra melanjutkan.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, dalam sambutannya mengatakan bahwa konektivitas yang terjadi ini sebagai upaya awal untuk sektor pariwisata Indonesia bisa dinikmati oleh segala ini.
Ia menyampaikan kementeriannya sempat mendapat kritik dari Komisi VII tentang tata kelola pariwisata Indonesia. Ni Luh coba menjawab melalui rute internasional-domestik ke Sulawesi Tengah ini.
"Seperti yang saya kutip dari kata-kata Pak Putra, (pariwisata) jangan hanya dirasakan di layer atas tapi harus sampai ke masyarakat yang ada di paling bawah, begitu. UMKM, masyarakat desa harus merasakan dan saya pikir dengan pembukaan charter direct flight ini mudah-mudahan serapan tenaga kerjanya bisa lebih naik dan juga perputaran ekonominya langsung dirasakan oleh UMKM," kata Ni Luh.







